SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Kapolsek Baamang AKP M Romadhon mengaku geram dengan maraknya aksi pencurian yang terjadi di wilayah hukumnya.
Ia juga mengingatkan agar pelaku tidak mencoba-coba menganggu Kamtibmas yang selama ini sudah terjaga di Kecamatan Baamang.
"Jangan pernah sesekali berani untuk mencoba melakukan kejahatan. Jika masih nekad saja, maka para pelakunya akan berhadapan dengan anggota di lapangan," kata Romadhon dibincangi Radar Sampit di Mapolres Kotim.
Ia mengatakan, sejak Januari 2026, mereka telah menerima pengaduan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian. Ia pun tak tinggal diam begitu saja. Anggota Polsek Baamang pun mulai dikerahkan memburu para pelaku kejahatan.
"Tadi saya ada kabar tentang pencurian mesin pompa air. Namun, sayangnya para korban tidak melaporkan kasus tersebut kepada kami," ujarnya.
Meski demikian, ia meminta kepada masyarakat agar selalu waspada terutama saat meninggalkan atau meletakan barang berharganya seperti kendaraan bermotor, mesin air serta barang lainnya yang mudah dijadikan uang rupiah.
"Kalau ada melihat seseorang yang mencurigakan, segera lapor ke kami. Sehingga anggota bisa langsung dikerahkan menuju ke lokasi kejadian," pintanya.
Terbaru, aksi pencurian mesin pompa air belakangan ini sedang marak terjadi. Para pelakunya kini telah berhasil membuat warga khususnya di wilayah Kecamatan Baamang, resah dengan aksi tersebut. Tak sedikit banyak warga yang sudah menjadi korbannya.
Tak hanya menyasar rumah, pencuri mesin air itu juga telah menyasar tempat rumah ibadah. Mereka berharap agar pihak berwajib segera mengambil langkah tegas untuk mengamankan para komplotan pelakunya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor