SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap orang tua di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), belum lama ini viral di media sosial.
Bahkan, hingga kini, status kejiwaan pria dalam video tersebut masih belum dapat dipastikan.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kotim menyatakan belum bisa menyimpulkan apakah pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau melakukan tindakan tersebut karena pengaruh narkoba. Penelusuran masih menunggu hasil penanganan awal dari pihak terkait.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kotim, Rusdianur, mengatakan informasi yang diterima pihaknya sejauh ini masih terbatas dan bersumber dari laporan kecamatan setempat.
"Kami belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan ODGJ atau karena pengaruh lain. Informasi sementara yang kami terima, penanganan awal dilakukan oleh Polsek Kota Besi," ujarnya, belum lama tadi.
Menurutnya, peran Kepolisian saat ini difokuskan pada pengamanan situasi di lapangan agar tidak menimbulkan gangguan lanjutan di tengah masyarakat. Sementara itu, Dinas Sosial belum dapat melakukan pendampingan sebelum ada kejelasan kondisi pelaku.
"Kalau sudah jelas hasilnya, baru kami bisa menentukan bentuk penanganan selanjutnya," katanya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Besi Iptu Ragil hingga kini belum memberikan keterangan terkait aksi penganiayaan yang terjadi di wilayah hukumnya itu. Namun, informasi menyebut bahwa aksi penganiayaan itu telah ditangani Polisi.
"Sudah ditangani. Kemarin ada Polisi datang ke TKP mengamankan pelakunya," kata Wahab, warga tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor