Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Keributan Nyaris Berujung Petaka, Pria Bawa Egrek Sawit Ditangkap Polisi

M. Rifani Dewantara • Sabtu, 10 Januari 2026 | 22:03 WIB
ILUSTRASI: Aparat Kepolisian mengamankan pelaku keributan/Gemini AI
ILUSTRASI: Aparat Kepolisian mengamankan pelaku keributan/Gemini AI

KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com - Keributan antar warga terjadi di Kecamatan Hanau, Seruyan yang nyaris berujung petaka, pada Sabtu (10/1/2026) subuh sekira pukul 04.30 WIB.

Seorang pria kedapatan membawa egrek (alat panen sawit) saat berada di sekitar lokasi keributan yang pada akhirnya diamankan polisi.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Sunda Kelapa, Desa Pembuang Hulu II, Hanau. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan warga yang resah dengan keributan di salah satu rumah di kawasan tersebut.

Informasi awal diterima dari AG, warga setempat, yang melaporkan adanya keributan di rumah milik MR. Laporan itu kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian. Tak berselang lama, personel Polsek Hanau bersama pelapor langsung menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati seorang pria berinisial ZA, berdiri di halaman rumah warga yang berdekatan dengan lokasi keributan.

Pria tersebut terlihat memegang egrek, alat tajam yang biasa digunakan untuk memanen kelapa sawit.

Melihat situasi berpotensi membahayakan, polisi segera melakukan tindakan pengamanan terhadap ZA. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, sementara egrek yang dibawanya langsung disita sebagai barang bukti.

Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan 2 orang korban, masing-masing seorang laki-laki dan perempuan dengan kondisi mengalami luka-luka. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Hanau untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polres Seruyan, Iptu Ronny membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Hanau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku masih kami periksa untuk mendalami motif serta kronologi kejadian secara lengkap. Kami juga masih mendalami hubungan antara pelaku dengan kedua korban,” katanya.

Ronny juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami memastikan penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkasnya. (rdw/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#ditangkap polisi #mengamuk #keributan #seruyan #Hanau