Aksi penggelapan sepeda motor itu terjadi di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (6/11) siang lalu.
Namun, korban penggelapan itu masih enggan melaporkan yang dialaminya itu kepada penegak hukum. Misran menjelaskan, awalnya anak buahnya itu ikut bekerja menanam kelapa sawit yang ada di wilayah itu. Tak lama, pelaku lalu meminjam sepeda motornya.
"Katanya mau ke pondok mengambil sesuatu. Tapi pas ditunggu-tunggu, anak buah saya ini malah tak kunjung kembali sampai sekarang," ungkap Misran, Minggu (9/11) siang kemarin.
Misran pun dibuat cemas atas ulah pelaku. Lantaran kendaraan itu satu-satunya yang ia miliki untuk berangkat bekerja. Meski begitu, ia masih enggan melaporkan aksi penggelapan kendaraan bermotor tersebut kepada petugas kepolisian setempat.
"Saat ini kami masih melakukan upaya pencarian dulu. Sebab, kami yakin kalau pelaku ini pergi ke Sampit untuk mendatangi kekasihnya,” tandas Misran. (sir/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama