Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dua Malam Tak Pulang ke Rumah, Penjual Sayur Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Farid Mahliyannor • Jumat, 5 September 2025 | 21:33 WIB
EVAKUASI: Jenazah Yani, warga Ketapang saat di evakuasi ke rumah duka. (Foto : Ahmad For Radar Banjarmasin)
EVAKUASI: Jenazah Yani, warga Ketapang saat di evakuasi ke rumah duka. (Foto : Ahmad For Radar Banjarmasin)

BAJUIN, Radarsampit.jawapos.com - Warga Desa Ketapang, Kecamatan Bajuin, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang dikenal sebagai penjual sayur pada Rabu (3/9) malam. Tubuhnya ditemukan mengapung di sungai dekat jembatan RT 4 setelah sempat dilaporkan hilang selama dua hari.

Kabar hilangnya Yani pertama kali mencuat melalui status WhatsApp Ketua RT 2, Nadi. Ia menuliskan bahwa salah seorang warganya tidak pulang sejak dua malam. “Korbannya orang sini juga, ngarannya Yani. Sudah dua malam kada bulik,” ungkap Nadi.

Informasi semakin jelas setelah anak korban melapor bahwa ayahnya terakhir berpamitan untuk memasang ringgi (perangkap ikan) di sungai. “Anaknya baru tadi memberi tahu, habis Magrib tadi,” jelas Nadi.

Laporan tersebut membuat warga segera melakukan pencarian besar-besaran bersama aparat kepolisian, BPBD, Damkar, dan PMI Tala. Upaya itu membuahkan hasil sekitar pukul 21.40 WITA, saat salah seorang warga bernama Rahmi menemukan tubuh korban mengapung di sungai.

“Sidin larut, tapi tekalang ringgi, lalu takapinggir. Jadi kemungkinan tenggelam waktu memasang ringgi,” tutur Rahmi.

Lokasi penemuan yang berada tak jauh dari jembatan RT 4 dikenal berarus deras dan banyak dihuni ular, sehingga dugaan penyebab kematian masih terus diselidiki.

Jenazah Yani langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dimandikan dan dimakamkan. (jpg)

Editor : Farid Mahliyannor
#tenggelam #Pedagang sayur #sungai #mengapung