NANGA BULIK,radarsampit.jawapos.com-Jembatan Ribau yang sempat dirusak oleh orang tak dikenal beberapa waktu lalu kini sudah bisa dilalui dengan lancar. Warga Desa Jemuat dan Desa Kina Kecamatan Batang Kawa bergotong royong, memperbaiki jembatan yang sebelumnya tidak bisa dilewati akibat dipotong itu.
"Kami bersama warga dua desa telah memperbaiki jembatan tersebut pada 10 Juli yang lalu. Sekarang arus lalu lintas barang dan orang sudah lancar, " ujar sekretaris desa (sekdes) Jemuat, Jubrani.
Namun demikian menurutnya, warga Desa Jemuat meminta agar pihak kepolisian bisa segera menemukan pelaku yang telah merusak fasilitas umum tersebut. Hal ini sangat penting, agar menjadi contoh penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu dan menjadi efek jera bagi pelaku.
"Selama ini masyarakat di dua desa hidup rukun berdampingan, namun dengan peristiwa ini, muncul praduga saling mencurigai di tengah masyarakat. Jadi kami sangat berharap agar pihak kepolisian segera menemukan pelaku, dan menghukumnya sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Jubrani.
Ditegaskannya, pihaknya berharap pelaku segera terungkap, sehingga motif dan alasan pelaku merusak fasilitas umum tersebut juga bisa diketahui masyarakat.
Terpisah, Kapolres Lamandau melalui kasat reskrimnya AKP John Digul Manra menyatakan, pihaknya saat ini masih melakukan proses penyelidikan. Beberapa anggotanya telah diturunkan ke lapangan untuk mengumpulkan saksi dan batang bukti.
"Kami memang cukup kesulitan untuk mendapatkan saksi-saksi atau alat bukti. Namun kami masih berusaha, sekarang masih proses lidik. Harap bersabar,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, satu orang warga menjadi korban akibat terpotongnya Jembatan Ribau, , Selasa (1/7/2025) lalu. Korban yang jatuh akibat jembatan yang dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut adalah Jajar, Kepala Sekolah SMP Satap 3 Kina.(mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama