SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com- Pedagang warung kelontongan Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi sasaran pelaku peredaran uang palsu (upal).
Pemilik toko Andri (38) mengatakan, uang palsu yang dibelanjakan pelaku di tempatnya pecahan Rp 100 ribu.
Menurutnya, uang palsu itu terungkap saat dirinya ada menghitung uang hasil jualan dan memeriksa menggunakan dengan alat pendeteksi uang palsu.
Rupanya, dari sejumlah uang yang ia periksa, satu diantaranya adalah uang palsu. Saat dicek menggunakan kamera pengawas miliknya, pelakunya ternyata merupakan seorang perempuan.
"Dia datang untuk belanja. Yang melayaninya adalah anak saya," kata Andri.
Meski rugi, ia enggan melaporkan kejadian itu ke Polisi. Namun, ia berharap agar para pedagang lainnya agar lebih waspada. Pasalnya, kasus peredaran uang palsu akhir-akhir ini sedang marak.
"Saat saya liat di media sosial, korban nya bukan hanya saya. Tapi banyak juga pedagang lainnya yang jadi korban peredaran uang palsu," tukasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor