SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Seorang pria inisial RS (27) ditemukan meninggal dunia dengan dugaan gantung diri di rumah orang tuanya di Jalan HM. Arsyad Km. 8, Kelurahan Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (13/5/2025) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Informasi yang dihimpun, kejadian pertama kali diketahui oleh ibu pelaku yang saat itu hendak menuju dapur.
Ia menemukan anaknya sudah dalam kondisi teleh tergantung dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Melihat kejadian tersebut, sang ibu segera memanggil ayah pelaku, untuk meminta bantuan.
Ayah pelaku kemudian memotong tali yang menjerat leher anaknya, dan pelaku telah dinyatakan meninggal dunia di tempat.
RS diketahui berstatus sebagai mahasiswa dan lahir di Desa Pelangsian pada 1 Juni 1998. Ia tinggal bersama orang tuanya di lokasi kejadian, yaitu AR (61) dan SP (54), dan keduanya menjadi saksi utama dalam kasus ini.
Anggota Polres Kotim telah melakukan langkah-langkah awal, antara lain, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), melakukan penyelidikan lebih lanjut
Hingga kini, kasus masih dalam proses penyelidikan dan pihak berwenang belum mengungkap secara resmi motif di balik dugaan aksi bunuh diri ini. Dugaan sementara, RS nekat bunuh diri karena masalah asmara.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental keluarga atau orang di sekitar. Jika menemukan tanda-tanda gangguan psikologis pada orang terdekat, diharapkan segera berkonsultasi dengan tenaga profesional atau lembaga terkait. (*/sla)