Radarsampit.jawapos.com - Sejak menikah pada 2016 lalu, mahligai rumah tangga FT dan SD berlangsung penuh suka cita. Pasangan suami istri asal Simokerto tersebut bahkan dikarunia dua anak.
Komplet, laki-laki dan perempuan. FT yang membuka usaha pakan ternak cukup lancar menafkahi keluarga.
Gejolak muncul pada usia pernikahan ketujuh. Sang suami mulai jarang memberikan nafkah pada anak-istri. Pemicunya uang kebutuhan keluarga justru dialihkan untuk berfoya-foya.
“Suami jadi kecanduan bermain judi slot,” ungkap SD.
Bapak dua anak berusia 30 tahun itu juga sering pulang malam. SD mendapati sang suami kerap pulang dalam keadaan mabuk-mabuk. Setelah asyik dugem di kelab malam. Tidak sekadar dugem, FT bahkan kedapatan main serong dengan pemandu kelab.
“Suami selingkuh dengan perempuan dari klub malam,” terang dia.
Demi membiayai perempuan selingkuhan, FT bahkan rela menghabiskan modal usaha. Sehingga usaha pakan ternak yang awalnya dikelola oleh FT hampir mengalami kebangkrutan.
Setelah usahanya menurun, FT kemudian ditinggalkan oleh sang perempuan pemandu kelab malam. Bak sudah jatuh ditimpa tangga. FT juga ditinggalkan oleh sang istri sah.
SD mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Surabaya dan sudah diputus berpisah. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor