Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pedagang Kelontong jadi Sasaran Pengedar Uang Palsu

Fahry Ilhami Samosir • Rabu, 5 Maret 2025 | 19:59 WIB
UANG PALSU : Barsiah, pedagang kelontong menunjukkan alat pendeteksi uang palsu miliknya di Jalan S Parman, Sampit, Rabu (05/04/2025). FAHRY/RADAR SAMPIT
UANG PALSU : Barsiah, pedagang kelontong menunjukkan alat pendeteksi uang palsu miliknya di Jalan S Parman, Sampit, Rabu (05/04/2025). FAHRY/RADAR SAMPIT

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Jajaran Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) meminta kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap peredaran uang palsu (upal), khususnya selama bulan Ramadan 2025.

Sebab, musuh negara tersebut masih terjadi hingga sampai sekarang. Seperti yang dialami Barsiah, pedagang kelontong di Jalan S Parman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.

Para pelaku sering memanfaatkan toko kelontongan yang buka selama 24 jam, terutama saat toko dalam keadaan sepi.

"Sampai sekarang masih ada saja pelaku membeli rokok dengan menggunakan uang palsu. Terutama saat suami saya yang menjaga toko pada malam hari," kata Barsiah, Rabu (05/03/2025).

Ia mengatakan, para pelaku datang ke toko untuk membeli rokok menggunakan uang palsu ataupun uang mainan. Adapun uang palsu tersebut pecahan Rp 10 ribu dan uang mainan pecahan Rp 100 ribu.

"Kalau yang Rp 10 ribu itu mirip seperti uang asli pada umumnya. Namun, ketika kami cek menggunakan alat pendeteksi uang, ternyata uang pecahan Rp 10 ribu yang kami terima palsu," bebernya.

Ia pun berharap agar pihak Kepolisian dapat menindak tegas para pelaku. Jangan sampai pelaku kejahatan jenis satu ini berkeliaran hingga merugikan banyak masyarakat.

"Selain pecahan Rp 10 ribu dan Rp 100 ribu, kami juga ada menerima uang palsu pecahan Rp 50 ribu. Pada intinya kami sering jadi sasaran para pelaku uang palsu," tandasnya. (sir/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#bulan ramadan #uang palsu #musuh negara