SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Beberapa tahun belakangan ini, perkebunan kelapa sawit menjadi ladang baru bagi jaringan pengedar narkoba. Hal ini pun dibuktikan dengan sejumlah kasus yang diungkap Kepolisian.
Meski sudah beberapa kali diungkap, namun bisnis haram tersebut nyatanya sampai saat ini masih terus terjadi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh seorang warga yang tinggal di perkebunan.
"Tempat orang tuaku di salah satu perkebunan kelapa sawit banyak menjual narkoba jenis sabu," kata seorang wanita yang tidak ingin disebutkan namanya, Jumat (21/02/2025).
Wanita berusia 25 tahun ini mengaku resah dengan aktivitas jual beli narkoba. Apalagi para pelaku berkeliaran bebas dan tidak pernah disentuh aparat. Ia pun berharap agar peristiwa ini dapat menjadi perhatian petugas.
"Mereka (pengedar,Red) berkeliaran gitu aja. Tapi tidak pernah ditangkap," ujarnya.
Sebelumnya, Kasatres Narkoba Polres Kotim AKP Suherman membenarkan bahwa peredaran narkoba di perkebunan kelapa sawit masih terjadi.
Oleh karena itu, ia juga meminta agar masyarakat melapor bila ada melihat atau mengetahui terjadinya peredaran narkoba di perkebunan sawit, sehingga pihaknya segera menindak lanjuti laporan tersebut.
"Laporkan kepada petugas terdekat. Dengan laporan itu pasti kami tindaklanjuti dan mengamankan pelakunya," tandas Suherman. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor