SAMPIT - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kotabesi hingga kini masih bekerja keras mengungkap kasus penemuan mayat di dekat Jembatan Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim, pada 18 Januari 2025 lalu.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Besi AKP Rohman Hakim mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti. "Selain itu, penyelidikan juga dibantu oleh Polda Kalteng untuk mengungkap apakah korban meninggal dunia karena kecelakaan atau ada penyebab lain,"ujarnya, Sabtu (25/1).
Ia menambahkan, di samping fokus melalukan penyelidikan, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan oleh rumah sakit yang ada di Palangka Raya. "Jika hasil otopsi nanti ada mengarah ke tindak pidana, Polisi akan segera mengungkap dan memburu pelakunya," tegas Hakim.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat tersebut diketahui bernama Jaka (17) dan ditemukan tewas di samping perkarangan rumah warga bernama Nijah, pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 05.00 WIB pagi lalu.
Saat ditemukan, pemuda malang yang dikenal beberapa warga setempat sebagai preman kampung itu dalam kondisi mengenaskan, yakni terdapat luka di bagian kepala hingga dibagian telinganya.Setelah mendapatkan informasi itu, polisi setempat pun dengan cepat datang ke lokasi melakulan penyelidikan hingga membawa jasad tersebut ke Palangka Raya untuk otopsi. (sir/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama