Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pertigaan Tambun Bungai - Seroja Rawan Kecelakaan, Warga Kapuas Berharap Segera Dibenahi

Sabrianoor • Rabu, 16 Oktober 2024 | 06:20 WIB
RAWAN CELAKA: Pertigaan Jalan Tambu Bungai -Seroja Kuala Kapaus perlu dibenahi karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. SABRIANOR/RADAR SAMPIT
RAWAN CELAKA: Pertigaan Jalan Tambu Bungai -Seroja Kuala Kapaus perlu dibenahi karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. SABRIANOR/RADAR SAMPIT

KUALA KAPUAS,radarsampit.jawapos.com - Seorang pengendara sepeda motor yang baru saja berbelok dari arah Jalan Seroja menuju Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas pada Selasa (15/10/2024) sore tiba-tiba menghentikan kendaraannya di tepi jalan.

Ibu paruh baya inisial AN yang membawa seorang balita tersebut mengaku terkejut dan mencoba menenangkan diri karena ia hampir menjadi korban kecelakaan di ruas tersebut.

"Kaget saya, tiba-tiba ada motor melaju ngebut di depan saya, beruntung sempat ngerem," ujar AN sambil duduk di trotoar jalan.

Terlihat korban memegangi kakinya yang kesakitan karena mendadak menghentikan motornya.

Cerita korban, ketika itu ia sudah masuk pertigaan jalan tiba-tiba datang motor dari jalur lurus Tambun Bungai dengan kecepatan tinggi.

"Pohon di jalan kalau bisa ditebang saja, menghalangi pandangan ketika mau menuju Tambun Bungai," pinta korban.

Keluhan ibu tersebut cukup beralasan, pasalnya ruas pertigaan Jalan Tambun Bungai - Seroja sudah menjadi kawasan rawan laka lantas, selain padat arus kendaraan, pepohonan di Lokasi sangat menggangu pandangan ketika mau berbelok arah.

Sebelumnya, dalam sehari terjadi tiga kali kecelakaan di ruas tersebut. Untungnya, hanya kecelakaan ringan. Namun kondisi ini tentunya sangatlah riskan jika tidak segera dibenahi aparat yang berwenang.

"Iya, sudah sering disitu (kecelakaan). Sudah seharusnya ada lampu merah atau pertigaan dialihkan," kata Nur, warga Kapuas yang sering melintasi di kawasan tersebut.

Nur berharap aparat yang berwenang bisa segera membenahi kawasan tersebut agar lebih aman saat berkendara.

“Jangan sampai menunggu ada korban jiwa dulu baru aparat bergerak,” tandasnya. (sbn/fm)

 

 

Editor : Farid Mahliyannor
#rawan kecelakaan