JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Dunia hiburan Tanah Air berduka. Selebgram populer Lula Lahfah dilaporkan meninggal dunia pada usia 26 tahun. Lula ditemukan tak bernyawa di unit apartemennya di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Kabar meninggalnya Lula dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan luas, terutama setelah muncul rumor yang mengaitkan kematiannya dengan dugaan penyalahgunaan nitrous oxide atau yang dikenal sebagai gas tawa.
Menyikapi hal tersebut, pihak kepolisian menegaskan masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, penyelidikan dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi spekulasi liar di tengah masyarakat.
“Untuk memastikan penyebab kematian, harus dilakukan autopsi. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum ada hasil medis resmi,” ujar Budi, Jumat (24/1).
Ditemukan di Kamar Apartemen
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 18.44 WIB oleh petugas keamanan apartemen setelah mendapat laporan dari asisten rumah tangga (ART) korban.
ART tersebut merasa curiga karena korban tidak keluar kamar sejak sore hari, sementara kondisi kesehatan Lula diketahui sedang menurun dan baru menjalani pengobatan sehari sebelumnya.
Sekitar pukul 18.00 WIB, pintu kamar korban di Kamar 25 BN, Lantai 25, dibuka secara paksa oleh pihak manajemen apartemen disaksikan beberapa orang.
Saat pintu terbuka, Lula ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur, tertutup selimut, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam.
“Korban ditemukan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Mulut terbuka dan tampak kebiruan. Denyut nadi dan detak jantung sudah tidak ada,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih.
Polisi Lakukan Olah TKP
Polisi dari Polres Metro Jakarta Selatan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.
Dokter pribadi korban juga sempat datang ke lokasi sekitar pukul 19.23 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal.
Proses identifikasi jenazah selesai sekitar pukul 20.20 WIB, sebelum akhirnya jenazah dibawa ke RS Fatmawati pada pukul 21.20 WIB untuk keperluan visum dan pemeriksaan lanjutan.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun, di dalam kamar ditemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan dari RS Pusat Otak Nasional (RSPI).
“Tidak ada tanda penganiayaan. Ditemukan obat-obatan dan dokumen medis milik korban,” jelas Kompol Murodih.
Isu Nitrous Oxide Masih Diselidiki
Terkait rumor penggunaan nitrous oxide atau produk kuliner yang mengandung gas tersebut, polisi menegaskan hal itu masih sebatas isu di media sosial dan belum dapat disimpulkan tanpa hasil autopsi.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Lula Lahfah masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi dan menghormati proses hukum serta privasi keluarga korban.
Ucapan duka terus mengalir di media sosial, termasuk dari rekan selebritas dan penggemar, yang mengenang Lula sebagai sosok ceria dan inspiratif. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko