KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 14 warga kurang mampu asal Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengikuti operasi katarak gratis ke-24 tahap II tahun 2026 di Klinik Mata Isen Mulang, Kota Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut diinisiasi TP-PKK Kabupaten Gumas bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Xie Li Gumas – perusahaan besar swasta (PBS) melalui dukungan dana CSR.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong mengatakan, operasi gratis ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, menekan angka kebutaan, sekaligus meningkatkan produktivitas warga.
Baca Juga: PAD Kalteng Diminta Tak Sekadar Naik Target, DPRD Dorong Inovasi dan Optimalisasi Potensi Daerah
Menurutnya, kolaborasi dengan pihak swasta penting dilakukan, terutama di tengah efisiensi anggaran pemerintah. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut karena masih ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya operasi katarak,” ujarnya.
Jaya juga menginstruksikan Dinas Kesehatan mendata masyarakat yang menderita katarak agar dapat segera memperoleh penanganan.
Baca Juga: Ketika Lembaran Buku Jadi Teman dan Penyala Asa Warga Binaan Lapas Sampit
Seluruh biaya kegiatan, mulai dari operasi, obat-obatan, penginapan, konsumsi hingga transportasi lokal pasien, ditanggung melalui dana CSR/donatur Xie Li Gumas-PBS.
Terpisah, Ketua TP-PKK Gumas Mimie Mariatle Jaya Samaya Monong mengatakan, operasi katarak gratis dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama digelar pada 17-18 Juni 2026 dengan penanganan terhadap 13 mata.
Baca Juga: Pejabat Baru! Halikinnor: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Buktikan dengan Kinerja
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan mata sekaligus mendukung program pemerintah di bidang kesehatan,” katanya.
Dia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi warga dan membantu meningkatkan derajat kesehatan serta produktivitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (arm/fm)
Editor : Farid Mahliyannor