Tim Gabungan Atasi Karhutla di Lahan Satu Hektare di Kecamatan Tewah

Arham Said • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:40 WIB
Tim gabungan berupaya padamkan api yang membakar lahan, di perbatasan Desa Sarerangan dan Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah, Sabtu (15/8).(istimewa/Humas Polres Gumas)
Tim gabungan berupaya padamkan api yang membakar lahan, di perbatasan Desa Sarerangan dan Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah, Sabtu (15/8).(istimewa/Humas Polres Gumas)

KUALA KURUN,radarsampit.jawapos.com- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terjadi di Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Kali ini, lahan seluas kurang lebih satu hektare terbakar, di perbatasan jalan lintas Desa Sarerangan menuju Desa Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah, pada Sabtu (16/8) pukul 12.00 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari puluhan personel TNI, Polri, BPBD, dan petugas pemadam kebakaran (damkar) bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman api sebelum meluas ke lahan lainnya.

"Penanganan dilakukan selama dua jam, hingga api berhasil dipadamkan," ucap Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, melalui Pamapta II Polres Gumas Ipda Yuan Natanael, Minggu (16/8).

Dia menyampaikan, penanganan dilakukan setelah petugas menerima laporan dari masyarakat melalui layanan Call Center 110, mengenai adanya karhutla Lalu dilakukan koordinasi untuk memastikan lokasi titik panas atau hotspot yang dilaporkan. Koordinasi dilakukan agar personel bergerak menuju lokasi dan melakukan penanganan secara cepat dan terarah.

"Saat tiba di lokasi, kami langsung melakukan upaya pemadaman pada lahan yang terbakar. Penanganan juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat sehingga dilakukan secara bersama-sama," jelasnya.

Dia mengatakan, upaya pemadaman menggunakan sejumlah sarana prasarana pendukung, seperti satu unit kendaraan taktis water cannon, lima unit mobil damkar. Personel gabungan bersama melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

Baca Juga: PMI Gunung Mas Salurkan Air Bersih ke Empat Desa Terdampak Kekeringan

"Kami selalu mengedepankan kerjasama lapangan, agar karhutla mampu segera ditangani serta tidak menimbulkan dampak yang lebih luas," terangnya.

Dia menuturkan, keterlibatan masyarakat dalam penanganan tersebut juga menjadi bagian penting dari upaya bersama jaga lingkungan. Koordinasi seluruh pihak terkait dan masyarakat menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi potensi karhutla di Kabupaten Gumas.

"Respon cepat terhadap laporan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya penanganan karhutla," ujarnya.

Dia menambahkan, Polres Gumas mengedepankan pelayanan ke masyarakat, melalui respon terhadap setiap informasi yang telah disampaikan, termasuk laporan potensi karhutla. Masyarakat juga diminta tetap berperan aktif dengan segera menyampaikan informasi apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan karhutla.

"Dengan bersinergi dan kepedulian bersama, kami berharap penanganan karhutla mampu dilakukan secara semakin cepat, tepat dan humanis," pungkasnya. (arm/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
Kecamatan Tewah Desa Sarerangan tim gabungan lahan karhutla