KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus mendorong transformasi pelayanan publik di sektor pendidikan.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong meresmikan Sistem Informasi Manajemen Layanan Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga dan Disiplin Terintegrasi (Simanis Gadis) yang dikembangkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), Gumas, Senin (13/7/2026).
Jaya mengatakan, kehadiran Simanis Gadis merupakan bentuk inovasi pelayanan publik yang menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola birokrasi. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus semakin cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: DPRD Kalteng Perkuat Pengawasan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
"Simanis Gadis bukan sekadar aplikasi, tetapi komitmen membangun pelayanan pendidikan yang terintegrasi, profesional, efektif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, inovasi tersebut menjadi salah satu instrumen pendukung Program Tambun Bungai Cerdas.
Melalui sistem itu, berbagai layanan pendidikan, kepemudaan, olahraga, hingga disiplin aparatur dapat diakses dalam satu sistem yang lebih tertata sehingga masyarakat memperoleh kepastian prosedur, waktu pelayanan, serta kemudahan memperoleh informasi.
Baca Juga: Tak Lagi Bergantung Marketplace, Pelaku Usaha Mulai Beralih ke Website Sendiri
Bupati berharap Simanis Gadis mampu menjadi budaya kerja baru di lingkungan Disdikpora dengan mengedepankan profesionalisme, pemanfaatan teknologi informasi, dan pelayanan yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar inovasi tersebut tidak berhenti pada tahap peluncuran. Menurutnya, kualitas layanan harus terus dievaluasi dan ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Keberlanjutan inovasi sangat bergantung pada komitmen seluruh aparatur untuk memberikan pelayanan yang prima," tegasnya.
Baca Juga: Disdik Palangka Raya Dorong Pembinaan Karakter, Polisi Edukasi Siswa Sejak Hari Pertama Sekolah
Jaya turut mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Simanis Gadis sekaligus memberikan masukan dan saran sebagai bahan penyempurnaan sistem.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Gumas Aprianto mengatakan, Simanis Gadis menghadirkan pelayanan satu pintu yang ditempatkan di ruangan bekas Bidang Olahraga.
Konsep tersebut diterapkan untuk meminimalkan potensi konflik kepentingan, mencegah pungutan liar maupun gratifikasi, serta meningkatkan transparansi pelayanan.
Baca Juga: MPLS di Kotim Jadi Ajang Pembentukan Karakter: Fokus Kedisiplinan hingga Larangan Perundungan
Menurutnya, inovasi tersebut diharapkan mempermudah masyarakat dan para guru dalam mengurus berbagai layanan pendidikan.
“Simanis Gadis juga diharapkan menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Gumas untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan di lingkungan masing-masing,” harapnya. (arm/fm)
Editor : Farid Mahliyannor