Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tiga Kopi Khas Gunung Mas Raih Piagam Indikasi Geografis

Arham Said • Sabtu, 4 Juli 2026 | 05:15 WIB
ILUSTRASI: Petani saat memanen biji kopi. (Sofan Kurniawan/JPRM)
ILUSTRASI: Petani saat memanen biji kopi. (Sofan Kurniawan/JPRM)

  

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Tiga produk kopi unggulan asal Kabupaten Gunung Mas (Gumas), yakni Kopi Excelsa Coka Gumas, Kopi Liberika Jagau, dan Kopi Robusta Tambun Bungai, menerima piagam indikasi geografis yang diterbitkan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual melalui Direktorat Merek dan Indikasi Geografis.

Piagam tersebut diserahkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Kabupaten Gunung Mas.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas, Aryantoni, mengatakan piagam indikasi geografis merupakan bentuk pengakuan awal negara terhadap keunikan dan kualitas produk kopi asli daerah.

"Piagam indikasi geografis merupakan bukti atas pengakuan awal negara terhadap keunikan maupun kualitas produk kopi asli daerah," ujarnya, Jumat (3/7).

Selanjutnya, ketiga produk kopi tersebut akan memasuki tahapan untuk memperoleh sertifikat indikasi geografis. Sertifikat itu akan memberikan perlindungan hukum sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar nasional maupun internasional.

"Ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keaslian produk, meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat identitas kopi khas daerah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas," katanya.

Aryantoni menilai pengakuan negara terhadap tiga produk kopi unggulan tersebut sebagai kekayaan intelektual dan sumber daya genetik daerah menjadi tonggak penting dalam upaya melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas khas Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

Selain kopi, empat varietas padi lokal Kabupaten Gunung Mas juga menerima Sertifikat Tanda Daftar Varietas Tanaman yang diterbitkan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Keempat varietas tersebut, yakni Tabakang, Pulut Kanahi, Siung Merah, dan Baun Andau, merupakan varietas padi (Oryza sativa) hasil pelestarian masyarakat Kabupaten Gunung Mas.

Menurut Aryantoni, dengan diterbitkannya sertifikat tersebut, keempat varietas padi lokal itu resmi terdaftar dalam Daftar Umum Perlindungan Varietas Tanaman dan diakui sebagai milik masyarakat Kabupaten Gunung Mas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga, melindungi, dan mengembangkan kekayaan hayati daerah sebagai aset strategis untuk memperkuat ketahanan pangan, melestarikan plasma nutfah lokal, serta mendorong kesejahteraan petani melalui peningkatan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah," tutupnya. (arm/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#kopi #Gunung Mas