Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

PAD Gumas Hanya Tercapai 72 Persen, DPRD Desak Pemkab Cari Terobosan

Arham Said • Jumat, 3 Juli 2026 | 21:05 WIB

PARIPURNA : Sekretaris Fraksi Gerakan Nasional DPRD Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan (ujung kiri) ketika menghadiri rapat paripurna DPRD Gumas, pekan lalu. FOTO : DPRD GUMAS/RADAR SAMPIT
PARIPURNA : Sekretaris Fraksi Gerakan Nasional DPRD Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan (ujung kiri) ketika menghadiri rapat paripurna DPRD Gumas, pekan lalu. FOTO : DPRD GUMAS/RADAR SAMPIT

 

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com – Fraksi Gerakan Nasional (Gernas) DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendesak pemerintah kabupaten mencari terobosan dan inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar target penerimaan tahun 2026 dapat tercapai.

Sekretaris Fraksi Gernas DPRD Gumas, Rayaniatie Djangkan, mengatakan realisasi PAD tahun 2025 hanya mencapai Rp80,4 miliar atau sekitar 72 persen dari target Rp111,6 miliar.

Karena itu, pihaknya tidak ingin kondisi serupa kembali terjadi pada tahun anggaran 2026 yang menargetkan PAD sebesar Rp113,6 miliar.

Baca Juga: Agustiar Sabran: Kalteng Harus Produksi Beras Sendiri, Stop Bergantung dari Luar

"Perangkat daerah terkait harus memiliki langkah konkret untuk mengejar target PAD yang telah dibebankan," ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Rayaniatie menilai masih banyak potensi pendapatan daerah yang belum tergarap optimal. Selain itu, koordinasi dan evaluasi penerimaan pajak dinilai belum maksimal, ditambah masih terbatasnya sarana dan prasarana pelayanan pajak maupun retribusi daerah.

Menurutnya, berbagai kendala tersebut harus segera dibenahi agar target PAD dapat tercapai dan tidak terus menjadi persoalan setiap tahun anggaran.

Baca Juga: Hari Bhayangkara Perkuat Sinergi Pemkab-Polres Gumas

Sementara itu, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengakui kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah masih relatif rendah.

Untuk itu, Pemkab Gumas berkomitmen melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD melalui optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi, digitalisasi layanan perpajakan, penguatan peran BUMD, serta pendataan ulang objek pajak.

Selain itu, pemkab juga akan memperkuat sinergi antarperangkat daerah, membentuk tim optimalisasi PAD, meningkatkan pengawasan berbasis teknologi informasi, serta mengembangkan layanan e-tax dan e-payment guna meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

Baca Juga: PAD Tembus Rp2,6 Triliun, DPRD Kalteng Dorong Kemandirian Fiskal

"Kami berkomitmen memperkuat pengelolaan PAD melalui peningkatan regulasi, pengawasan, dan kualitas pelayanan agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan," tegasnya. (arm/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#fraksi gerakan nasional #pemkab #Gunung Mas (Gumas) #DPRD #pad