KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Langkah nyata ditunjukkan personel Polsek Sepang, dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
Mereka memilih untuk meninggalkan sejenak meja kerja demi bisa berbaur dengan petani di area pertanian, Desa Tampelas, Kecamatan Sepang.
Tercatat, ada delapan personel polsek yang turun ke lapangan untuk bergotong-royong bersama petani setempat dalam menaburkan pupuk kandang, pada lahan pertanian seluas dua hektare milik salah satu warga yakni Judie Midel.
"Penaburan pupuk kandang itu sebagai persiapan untuk melakukan penanaman jagung," ujar Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kapolsek Sepang Ipda Purwanto, Senin (25/5).
Dia mengakui, penaburan pupuk juga menggandeng petugas penyuluh lapangan (PPL) setempat. Upaya kolaborasi kepolisian dan penyuluh pertanian ini bertujuan untuk memastikan proses pengolahan tanah berjalan maksimal sesuai standar agrikultur.
"Melalui penaburan pupuk kandang, kami berharap tanah akan menjadi subur dan memberikan hasil panen jagung yang melimpah," terangnya.
Dia menyampaikan, aksi gotong royong penaburan pupuk itu memfokuskan pada persiapan dini untuk tanam. Lahan tersebut sengaja dipersiapkan secara matang untuk rencana penanaman jagung yang dijadwalkan dalam beberapa bulan ke depan.
"Kehadiran kami di aktivitas pertanian merupakan bentuk komitmen nyata dalam menyukseskan ketahanan pangan lokal," tegasnya.
Terpisah PPL Kecamatan Sepang Fajar memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif personel kepolisian. Bantuan tenaga dari personel Polsek Sepang sangat mempercepat fase pra tanam, yang biasanya akan memakan waktu cukup lama bagi petani mandiri.
"Kami berharap sinergi lintas sektor Desa Tampelas ini dapat menjadi contoh bagi desa lain di wilayah Kabupaten Gumas dalam hal kemandirian pangan," jelasnya.
Sementara itu, pemilik lahan Judie Midel berterima kasih kepada kepolisian dan PPL atas kepedulian yang telah ditunjukkan. Dengan kegiatan positif ini, diharapkan hubungan emosional dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin kokoh.
"Saya juga merasa termotivasi untuk menyukseskan program penanaman jagung. Itu berkat dukungan moral dan fisik dari kepolisian dan PPL," tukasnya. (arm/sla)
Editor : Slamet Harmoko