Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ratusan Ibu Hamil dan Balita di Mihing Raya Terima Program MBG

Arham Said • Jumat, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB
Para ibu hamil, menyusui dan balita ketika menerima porsi MBG yang dibagikan oleh SPPG, Kamis (21/5).  (BAGOPS POLRES GUNUNG MAS)   
Para ibu hamil, menyusui dan balita ketika menerima porsi MBG yang dibagikan oleh SPPG, Kamis (21/5).  (BAGOPS POLRES GUNUNG MAS)   

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Sebanyak 383 penerima manfaat yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menerima penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Peningkatan Gizi (SPPG) Kemala Presisi Desa Tumbang Empas, Kamis (21/5).

Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat mengatakan, penerima MBG meliputi 29 ibu hamil, 49 ibu menyusui, dan 305 balita yang tersebar di empat posyandu.

Empat posyandu yang menjadi sasaran distribusi MBG, yakni Posyandu Desa Dahian Tambuk, Posyandu Seroja Desa Tumbang Danau, Posyandu Mandiri I Desa Rangan Tate, dan Posyandu Hapakat Kelurahan Kampuri.

“Jangkauan distribusi MBG sangat efektif karena mencakup beberapa fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujar Nurheriyanto.

Ia menjelaskan, seluruh proses penyiapan dan distribusi MBG diawasi ketat oleh ahli gizi untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan. Menu yang disajikan juga disesuaikan dengan angka kecukupan gizi (AKG) harian.

“Kandungan protein hewani, sayur-mayur, dan karbohidrat dipastikan higienis agar memberikan manfaat maksimal bagi daya tahan dan metabolisme tubuh penerima,” katanya.

Selain pembagian makanan bergizi, kegiatan tersebut juga disertai edukasi kepada para ibu mengenai pentingnya pola asuh, kebersihan lingkungan, dan pola makan seimbang di rumah.

“Kami ingin menjamin asupan gizi sejak anak masih dalam kandungan hingga masa balita guna mencegah gangguan pertumbuhan kognitif maupun fisik demi menyongsong generasi emas Indonesia,” tuturnya.

Ke depan, Polres Gumas melalui Yayasan Kemala Bhayangkari akan terus melakukan evaluasi dan pengawalan guna memastikan keberlanjutan program MBG.

“Program ini tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga memastikan pemenuhan gizi kelompok rentan. Asupan gizi yang baik menjadi fondasi bagi pertumbuhan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ucapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. (arm/yit)

Editor : Heru Prayitno
#Gunung Mas #Mbg