Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di Tiga Lokasi Gunung Mas  

Arham Said • Kamis, 14 Mei 2026 | 04:30 WIB
Suasana gerakan pangan murah di halaman kantor DPKP setempat diserbu warga untuk membeli bahan pokok, Selasa (12/5). (DPKP GUNUNG MAS) 
Suasana gerakan pangan murah di halaman kantor DPKP setempat diserbu warga untuk membeli bahan pokok, Selasa (12/5). (DPKP GUNUNG MAS) 

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas bekerja sama dengan Bulog Kuala Kurun menggelar gerakan pangan murah di tiga lokasi secara bersamaan, Rabu (13/5). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Kepala DPKP Kabupaten Gunung Mas, Eigh Manto, mengatakan gerakan pangan murah dilaksanakan di halaman Kantor DPKP Gunung Mas, halaman Kantor Desa Tumbang Pajangei, dan halaman rumah Kepala Desa Sarerangan, Kecamatan Tewah.

Komoditas yang dijual meliputi beras medium SPHP seharga Rp58 ribu per lima kilogram, beras premium Punokawan Rp77 ribu per lima kilogram, beras premium Punokawan Rp154 ribu per 10 kilogram, gula pasir Rp19 ribu per kilogram, serta minyak goreng Kita Rp15.700 per liter.

Khusus di halaman Kantor DPKP Gunung Mas, masyarakat juga dapat membeli ikan patin dengan harga Rp38 ribu per kilogram.

Untuk pelaksanaan di Kuala Kurun, DPKP menyiapkan 50 sak beras medium SPHP ukuran lima kilogram, 125 sak beras premium Punokawan lima kilogram, 100 sak beras premium Punokawan 10 kilogram, serta 240 liter minyak goreng Kita.

Sementara itu, di Desa Sarerangan dan Tumbang Pajangei disediakan masing-masing 50 sak beras medium SPHP lima kilogram, 50 sak beras premium Punokawan lima kilogram, 100 sak beras premium Punokawan 10 kilogram, dan 120 liter minyak goreng Kita.

Eigh Manto menjelaskan, gerakan pangan murah merupakan upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok di tingkat pengecer.

Ia mengakui animo masyarakat pada pelaksanaan gerakan pangan murah kali ini mengalami penurunan dibandingkan kegiatan sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena berkaitan dengan daya beli masyarakat.

“Kami berharap gerakan pangan murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah,” ujarnya. (arm/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
#Gunung Mas #gerakan pangan murah