KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar pelatihan penginputan dan pembaruan data profil desa dan kelurahan (Prodeskel) pada 2026. Kegiatan ini diikuti 37 operator desa dan kelurahan yang belum melakukan penginputan dan pembaruan data tahun 2025.
Kepala DPMD Kabupaten Gumas Lurand mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan operator dalam melakukan penginputan dan pembaruan data Prodeskel secara akurat dan tepat waktu.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan akurasi dan validasi data meningkat sehingga perencanaan pembangunan menjadi lebih efektif, pelayanan masyarakat meningkat, serta penggunaan aplikasi dapat dioptimalkan,” ujar Lurand, Senin (13/4).
Ia menjelaskan, Prodeskel merupakan gambaran menyeluruh mengenai potensi, karakteristik, dan perkembangan wilayah desa dan kelurahan. Data tersebut mencakup data dasar keluarga, sumber daya alam dan manusia, serta perkembangan wilayah, yang disusun secara sistematis berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007.
Menurutnya, dokumen Prodeskel memiliki peran penting sebagai dasar perencanaan pembangunan, evaluasi kinerja, dan transparansi informasi publik. Selain itu, data tersebut juga menjadi acuan dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) serta membuka peluang investasi dan pemberdayaan melalui penyajian potensi desa kepada pihak luar.
“Penyusunan profil kini umumnya menggunakan aplikasi berbasis web sehingga memudahkan pembaruan data secara berkala,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Dedi Koesnawan menambahkan, pelatihan difokuskan pada tata cara serta praktik penginputan dan pembaruan data Prodeskel bagi operator desa dan kelurahan.
“Peserta berjumlah 37 orang, khususnya operator yang belum melakukan penginputan dan pembaruan data Prodeskel tahun 2025,” katanya. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno