Radarsampit.jawapos.com - Beredarnya rekaman tersembunyi meruntuhkan tembok kepercayaan publik pada sebuah SD di Pekalongan. Dua sosok yang bertugas menjadi teladan kini harus meratapi konsekuensi di balik runtuhnya etika.
Video yang melibatkan seorang kepala sekolah dan guru SD di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tengah berhubungan intim menjadi viral di media sosial.
Dikutip Pontianak Post (Jawa Pos Group), kasus tersebut bermula dari beredarnya rekaman CCTV berdurasi sekitar 21 detik yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak pantas antara seorang kepala sekolah dan guru di salah satu SD wilayah Langkap, Kecamatan Kedungwuni.
Baca Juga: Karhutla Tunda Pelaksanaan Porprov XIII Kalteng
Menurut Metro Pekalongan, kamera pengawas tersebut disebut dipasang secara tersembunyi atas inisiatif tertentu dan bukan merupakan aset resmi sekolah.
Kholid mengatakan hubungan pribadi kedua oknum yang masing-masing telah berkeluarga sebelumnya sudah menjadi pembicaraan di lingkungan sekolah.
Rekaman dari kamera tersebut kemudian menyebar dan menjadi perhatian publik di media sosial.
Dindikbud Kabupaten Pekalongan selanjutnya melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi dan rekaman yang beredar.
"Begitu sudah kami pastikan kebenaran video tersebut, langsung kami eksekusi dan kami tangani secara kedinasan atau kepegawaian," kata Kholid.
Baca Juga: Rumah di Jalan Ir H Juanda Sampit Digerebek Polisi, Seorang Penghuni Dibekuk Gara-gara Ini
Kepsek Dicopot, Guru Dipindahkan
Setelah proses klarifikasi dilakukan, kepala sekolah tersebut dicopot dari jabatannya dan tidak lagi menjalankan tugas sebagai kepala sekolah.
Kholid menyebut oknum kepala sekolah itu ditempatkan dalam status nonjabatan di lingkungan Dindikbud Kabupaten Pekalongan.
Sementara guru perempuan yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK telah dipindahkan ke sekolah lain.
Dindikbud Kabupaten Pekalongan masih menunggu keputusan pimpinan daerah terkait kemungkinan sanksi lanjutan terhadap kedua pihak.
Baca Juga: Mahasiswa Politeknik Surabaya Ditemukan Meninggal, Polisi Dalami Penyebabnya
Kasus ini menjadi perhatian luas bukan hanya karena videonya viral, tetapi juga karena terjadi di lingkungan pendidikan yang memiliki tanggung jawab menjaga etika dan kepercayaan publik.
Di tengah ramainya pencarian video, masyarakat diingatkan agar tidak ikut menyebarkan konten pribadi atau tautan yang belum jelas sumbernya.
Langkah paling aman adalah mengikuti informasi dari sumber resmi dan media terpercaya tanpa membuka tautan mencurigakan yang memanfaatkan kasus viral untuk kepentingan tertentu. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor