Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Melihat Gagasan Kandidat Calon Rektor UPR untuk Pengembangan Fakultas Kedokteran

Dodi Abdul Qadir • Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB
Para kandidat calon rektor UPR pada kegiatan pemaparan visi mereka di Fakultas Kedokteran, Senin (29/6).(dodi/radarsampit)
Para kandidat calon rektor UPR pada kegiatan pemaparan visi mereka di Fakultas Kedokteran, Senin (29/6).(dodi/radarsampit)

Infrastruktur dan Listrik Harus Diprioritaskan

Kandidat calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030  mulai mengobral program unggulan untuk menarik simpati civitas akademika. Fakultas Kedokteran menjadi salah satu arena pertarungan gagasan, saat para bakal calon memaparkan visi dan misi, Senin (29/6).

----------------------------------

Dekan Fakultas Kedokteran UPR, Dr. dr. Natalia Sri Martani berharap, siapa pun yang terpilih sebagai rektor nantinya tidak sekadar menyampaikan janji kampanye, tetapi benar-benar merealisasikan pengembangan fakultas tersebut.

Menurutnya, dukungan terhadap peningkatan akreditasi, pengembangan program studi baru, hingga pemenuhan sarana dan prasarana menjadi kebutuhan mendesak.

Natalia memaparkan, sejak berdiri 22 Mei 2010 saat ini Fakultas Kedokteran UPR memiliki lima program studi, yakni Sarjana Kedokteran, Program Profesi Dokter, Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis (D-IV), Magister Ilmu Biomedis, serta Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Selain itu, pembukaan Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Gigi juga terus diperjuangkan.

"Kami berharap rektor baru benar-benar memberi perhatian terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran. Fasilitas, laboratorium, SDM hingga kebutuhan infrastruktur seperti listrik harus menjadi prioritas. Kami menunggu realisasi, bukan sekadar janji," tegasnya.

Ia menambahkan, Fakultas Kedokteran, salah satu penyumbang pendapatan terbesar bagi UPR. Saat ini fakultas tersebut memiliki 62 tenaga pengajar dokter, lima dosen bergelar doktor, dan dalam waktu dekat akan bertambah empat doktor baru.

Baca Juga: Empat Kandidat Adu Gagasan Rebut Kursi UPR-1

Sementara itu, salah satu kandidat, yakni Prof Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., menegaskan komitmennya mempercepat pengembangan sumber daya akademik sekaligus memperluas layanan pendidikan tinggi di kampus terbesar di Kalteng itu.

Ia memaparkan rencananya percepatan penambahan guru besar sebagai program prioritas. Menurutnya, semakin banyak profesor akan memperkuat reputasi akademik UPR, meningkatkan kapasitas riset, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

"Percepatan guru besar menjadi salah satu prioritas yang perlu mendapat perhatian serius. Dengan semakin banyaknya profesor, maka kapasitas akademik dan daya saing UPR juga akan semakin kuat," ujarnya.

Bhayu  juga berjanji memperkuat fasilitas laboratorium, khususnya untuk Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Kedokteran. Menurutnya, laboratorium yang memadai menjadi syarat utama mencetak lulusan yang kompeten dan mampu bersaing di dunia kerja.

Dirinya juga mengusung pengembangan Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Kedokteran Gigi. Dua program studi baru itu dinilai penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan profesional di Kalteng.

Sementara itu, kandidat lainnya, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn., juga ingin menjadikan Fakultas Kedokteran sebagai salah satu prioritas utama jika dipercaya memimpin UPR.

Menurutnya, Fakultas Kedokteran merupakan wajah strategis universitas dalam mencetak sumber daya manusia bidang kesehatan yang akan menentukan masa depan Kalteng.

Thea menawarkan tiga program utama. Pertama, memperkuat Medical Education and Research Center (MERC) serta laboratorium melalui akses pendanaan dari kementerian, pemerintah daerah, hingga mitra strategis.

"Laboratorium yang kuat adalah fondasi pendidikan kedokteran yang berkualitas. Rektorat harus hadir membuka akses pendanaan agar penguatan laboratorium dapat berjalan lebih cepat," paparnya.

Program kedua lanjutnya, adalah pendirian Program Studi Kedokteran Gigi sebagai langkah memperluas kontribusi UPR dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kemudian program ketiga, memperkuat kerja sama Fakultas Kedokteran dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Rumah Sakit Pendidikan sebagai penunjang pendidikan dokter.

"Saya akan memastikan Fakultas Kedokteran menjadi salah satu pilar utama dalam membawa UPR menjadi universitas yang unggul, inklusif, kolaboratif, dan berdampak. Karena membangun Fakultas Kedokteran berarti membangun masa depan kesehatan Kalteng,” pungkas Thea Farina.(daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#rektor #civitas akademika #kandidat #Universitas Palangka Raya (UPR) #fakultas kedokteran