Empat Kafilah Mendominasi, Tahun Depan Katingan Tuan Rumah
Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2025 di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara resmi ditutup, Jumat (21/11) malam. Setidaknya ada empat perwakilan kafilah yang mendominasi meraih juara pada ajang tahunan tersebut.
Dodi Abdul Qadir, Muara Teweh
Suasana gemuruh tepuk tangan menggema di arena terbuka Tiara Batara saat Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo secara resmi menutup MTQH ke XXXIII Se Kalteng, Jumat (21/11) malam. Sebanyak 1.188 peserta dari 14 kafilah meramaikan acara yang digelar sejak 16 November lalu itu.
Mereka berlomba pada sembilan cabang. Keramaian selama acara juga didukung dengan Pawai Taaruf, hadirnya pasar rakyat, pameran, hingga Seminar Cinta Quran, sehingga menyedot banyak perhatian pengunjung.
Sebelum acara berakhir, dewan hakim mengumumkan empat Kafilah yang meraih gelar juara terbanyak acara keagamaan tahunan itu. Kafilah Kabupaten Barito Utara menjadi pengumpul poin tertinggi, sehingga dinobatkan sebagai juara umum MTQH ke XXXIII Kalteng 2025.
Kemudian posisi juara dua diraih Kafilah dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dan posisi ketiga diraih Kafilah Kabupaten Murung Raya. Selain itu Kafilah Kota Palangka Raya juga meraih gelar peserta terbaik untuk Pawai Taaruf saat pembukaan MTQH.
Berurutan, peringkat 4 diraih Kafilah Kabupaten Katingan. Selanjutnya, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, Palangka Raya, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Seruyan, Sukamara, Lamandau dan Gunung Mas di peringkat terakhir atau ke 14.
Sebagai juara umum, Kafilag Barito Utara pun mendapatkan Piala Tetap Gubernur Kalteng yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo bersama Kepala Kanwil Kemenag Kalteng Yusi Abdhian, dan diterima oleh Bupati Barito Utara, Salahuddin.
Dalam sambutan penutupnya, Edy Pratowo menyatakan bahwa MTQH merupakan ruang untuk memperkuat jati diri masyarakat Bumi Tambun Bungai, sebagai umat yang berakhlak, rukun, dan menjunjung nilai-nilai Falsafah Huma Betang.
“Seluruh usaha dan kerja keras ini semoga menjadi amal yang bernilai di sisi Allah Subhanahu Wataala” ujarnya.
Ia pun meminta agar para juara terus meningkatkan kualitas, sementara peserta yang belum berhasil didorong tak patah semangat.
Selain itu Wakil Gubernur Kalteng ini juga mengumumkan adanya bonus tambahan dari Gubernur, khusus bagi para pemenang dan para dewan hakim. Dirinya juga memastikan, pelaksanaan MTQH ke XXXIV tahun 2026, akan digelar di Kabupaten Katingan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng Yusi Abdhian juga menyampaikan, berbagai cabang lomba mulai dari tilawah, tahfiz, tafsir, syarhil, hingga karya tulis ilmiah tidak hanya meningkatkan kualitas keagamaan, tetapi juga memperkaya intelektualitas generasi Kalteng.
“MTQH tahun ini mengangkat tema mengembangkan syiar Alquran dan hadist, memperkokoh ukhuwah dan menerapkan akhlak mulia untuk terwujudnya Kalteng Maju, Berkah, dan Sejahtera,” paparnya.
Yusi menambahkan, agar para anggota kafilah yang menjadi juara di ajang ini mempersiapkan diri untuk mewakili Kalteng pada MTQH ke XXXI pada 2026, yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah.(*/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama