Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Semangat Nasionalisme Pedagang Bendera Merah Putih di Sampit, Ajak Masyarakat Tunjukkan Kita Bangsa Merdeka

Yuni Pratiwi Iskandar • Minggu, 27 Juli 2025 | 22:00 WIB
Seorang pedagang bendera merah putih dan umbul-umbul di sekitar Taman Kota Sampit jelang peringkat HUT ke 80 Kemerdekaan RI, Sabtu (26/7).
Seorang pedagang bendera merah putih dan umbul-umbul di sekitar Taman Kota Sampit jelang peringkat HUT ke 80 Kemerdekaan RI, Sabtu (26/7).

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Nuansa merah putih mulai menghiasi sudut-sudut Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjelang  bulan Agustus yang diiramaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pedagang musiman mulai tampak di sejumlah ruas jalan utama. Salah satunya di kawasan Jalan S. Parman, sekitar Taman Kota Sampit, yang sejak pertengahan Juli menjual beragam pernak-pernik bendera dan umbul-umbul menyambut perayaan hari kemerdekaan.

Lapak-lapak sederhana berpayung terpal mulai menjajakan aneka bendera Merah Putih dari berbagai ukuran, umbul-umbul, hingga hiasan kendaraan dan backdrop untuk perkantoran.

“Saya mulai berjualan tanggal 14 Juli. Barang yang saya jual macam-macam, dari bendera kecil buat sepeda motor sampai bendera besar untuk gedung,” kata Samsudin, salah satu pedagang yang di sekitar taman kota, Sabtu (26/7).

Samsudin mengaku telah lebih dari tiga dekade menjalani tradisi berjualan bendera setiap bulan Agustus. Meski penghasilan dari usaha ini tak selalu pasti, namun semangatnya tak pernah surut.

“Sudah 30 tahun lebih saya keliling jualan bendera. Kadang masih ada sisa stok tahun lalu, tapi tetap saya keluarkan. Agustus bagi saya bukan cuma soal jualan, tapi soal semangat nasionalisme. Saya senang lihat kota ramai dengan warna merah putih,” paparnya.

Samsudin mengaku hingga mendekati akhir Juli ini, pembeli belum sepenuhnya terasa. Menurutnya hal itu wajar karena belum ada imbauan resmi dari pemerintah kepada masyarakat dan instansi untuk mulai memasang bendera.

“Biasanya ramai itu mulai awal Agustus. Kalau sudah ada surat edaran dari pemda, baru kelihatan lonjakan pembeli. Tanggal 1 sampai 10 Agustus itu biasanya masa paling sibuk,” tukasnya.

Harga bendera yang dijualnya pun cukup bervariasi dan terjangkau. Bendera kecil dibanderol mulai Rp5.000, bendera rumah seharga Rp25.000, umbul-umbul sekitar Rp30.000, sementara backdrop besar bisa mencapai ratusan ribu rupiah, tergantung bahan dan ukuran.

 “Saya masih ingat dulu waktu tahun 80-an, suasana kemerdekaan di Sampit ramai sekali. Dagangan saya sampai habis. Sekarang sudah agak berbeda, tapi saya tetap berharap masyarakat bisa kembali semangat. Kita ini negara merdeka, harus bangga dan menunjukkannya,” pungkas Samsudin. (yn/gus) 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Kabupaten Kotim #HUT ke 80 Kemerdekaan RI #sampit #pedagang bendera merah putih