Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harapan Penderita Gagal Ginjal Bisa Berhenti Cuci Darah Seumur Hidup

Sabrianoor • Sabtu, 17 Mei 2025 | 18:25 WIB
Ilustrasi pasien gagal ginjal sedang hemodialisis.
Ilustrasi pasien gagal ginjal sedang hemodialisis.

Radarsampit.jawapos.com – Ginjal memilik peran penting dalam sistem metabolisme tubuh.

Ginjal yang tidak berfungsi maka akan terjadi gagal ginjal.

Penyakit ginjal yang umum dialami adalah batu ginjal, infeksi ginjal, radang ginjal, ginjal karena diabetes, ginjal karena hipertensi, ginjal karena lupus, dan ginjal karena polikistik.

Dilansir dari beberapa sumber medis, penyakit-penyakit tersebut dapat menurunkan fungsi ginjal.

Gangguan fungsi ginjal sendiri dapat dibagi dua, umumnya yaitu gangguan ginjal akut dan penyakit ginjal kronik.

Kemudian, pada penyakit ginjal kronik ada fase yang dinamakan akut on kronik.

Pada penyakit ginjal akut, gejala pada pasien terlihat berat sekali tapi bisa sembuh sempurna.

Sedangkan penyakit ginjal kronik itu pasien tidak merasakan apa pun, tidak ada gejala, tapi ketika sudah berat akhirnya harus cuci darah dan tidak bisa disembuhkan kembali.

Pasien yang menjalani cuci darah (hemodialisis) umumnya tidak bisa sembuh sepenuhnya, terutama jika mengalami gagal ginjal kronis.

Cuci darah hanya menggantikan fungsi ginjal yang rusak dan tidak bisa menyembuhkan penyakit yang mendasarinya.

Ada harapan pasien hemodialisis bisa berhenti cuci darah, yaitu dengan proses transplantasi ginjal.

Namun, hal ini membutuhkan prosedur yang cukup rumit dan mahal,serta donatur ginjal yang jelas tidak mudah ditemukan.

Biaya transplantasi ginjal sendiri di Indonesia ditaksir berkisar  Rp250-700 juta.

Selain itu, sebagai informasi, saat ini jumlah pasien yang menunggu donor jauh melebihi jumlah pendonornya.

Meski pasien gagal ginjal bisa mendapatkan kandidat pendonor, tetap saja tidak semua calon pendonor dapat memenuhi kriteria karena ada sejumlah syarat donor ginjal yang harus dipenuhi.

Tentu saja, kesulitan ini karena sebagian besar orang jelas tidak mau berkorban mendonorkan ginjalnya.

Terkecuali ada kesepakatan dalam bentuk uang dengan jumlah yang sangat besar. (sbn)

REFERENSI: Siloam Hospital, Educare, Alodokter, Wikipedia

Editor : Gunawan.
#cuci darah #gagal ginjal #hemodialisis