Radarsampit.jawapos.com – Musim hujan mulai memasuki sebagian besar wilayah Indonesia. Hujan yang terjadi, seringkali diiringi dengan petir dan angin kencang.
Kewaspadaan tentunya harus lebih ditingkatkan masyarakat. Terlebih terhadap kemungkinan buruk yang bakal dihadapi.
Di negara lain, petir telah menjadi momok yang menakutkan. Seperti dilaporkan dari berbagai sumber, diketahui pada 2022 sambaran petir telah merenggut 2.887 nyawa di India sepanjang tahun.
Hal ini tentunya menjadi sorotan dan mendesak langkah keselamatan terhadap ancaman petir.
Petisi di India sendiri berupaya mengklasifikasikan petir sebagai bencana alam yang memungkinkan dukungan kelembagaan lebih baik bagi individu terdampak.
Sementara itu, untuk intensitas terjadinya sambaran petir tertinggi di dunia tercatat di wilayah Maracaibo, Venezuela.
Secara geografis, wilayah tersebut merupakan pertemuan antara siklus angin darat tropis Amazon dan lautan luas Karibia, sehingga cuaca buruk lebih sering terjadi.
Untuk antisipasi atas kemungkinan sambaran petir, setiap negara mulai mengedukasi warganya akan pentingnya penangkal petir. Berikut ilmu di balik penangkal petir:
Potensial Listrik dan Aliran Arus
Arus listrik secara alami mengalir dari wilayah dengan potensi listrik yang lebih tinggi (misalnya, awan bermuatan) ke potensi listrik yang lebih rendah (misalnya, bumi).
Bumi sebagai Tanah
Bumi berfungsi sebagai reservoir berlimpah potensial listrik rendah, yang mampu menyerap muatan yang hampir tak terbatas tanpa menjadi jenuh listrik.
Struktur Penangkal Petir
Penangkal petir dihubungkan ke kabel konduktif yang melewati bangunan dan ditanahkan ke tanah. Hal ini memastikan pembuangan muatan listrik yang aman.
Ionisasi Udara
Ujung batang yang tajam mengionisasi udara di sekitarnya, menciptakan jalur konduktif yang dapat diikuti oleh pelepasan petir, sehingga meminimalkan resistansi.
Disipasi Energi
Batang menyalurkan energi listrik yang kuat langsung ke bumi, mencegah kerusakan pada struktur dan lingkungan sekitar.
Mekanisme Proteksi
Karena menjadi jalur yang hambatannya paling kecil, batang penangkal petir akan menarik sambaran petir dari bangunan lain di dekatnya, sehingga menjamin keselamatan.
Jenis Penangkal Petir
Batang franklin dan konduktor berjala. Gunakan kisi-kisi atau paku untuk menghilangkan pelepasan muatan.
Batang emisi pita awal (ESE). Memancarkan pelacak ke atas secara terus-menerus untuk menangkap petir secara lebih efisien. (sbn)
REFERENSI: Britannica, Indian Times, Merriam Webster
Editor : Gunawan.