Acara puncak Lomba Mancing Lestari Bupati Kotim Cup 2024 se-Kalteng di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sukses digelar. Antusiasme peserta sangat tinggi, Minggu (15/9). Lebih seribu pemancing ambil bagian dalam event tersebut.
YUNI PRATIWI, Sampit | Radar Sampit
Kemeriahan tergambar jelas dari puncak Lomba Mancing Lestari Bupati Kotim Cup 2024 se-Kalteng yang digelar di Sungai Mentaya, Minggu (15/9).
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, lomba mancing akan terus dikembangkan dan diperbesar tahun depan.
”Kita coba ini tahun pertama membuat Lomba Mancing Lestari Bupati Cup 2024. Kita coba desain se-Kalteng, tapi ini mungkin belum menyebar ke kabupaten lain. Padahal mancing ini sebenarnya hampir setiap kabupaten ada. Banyak sekali yang berminat," ujarnya.
Halikinnor juga mengatakan, dengan besarnya animo peserta, ke depan, selain terus dikembangkan, hadiahnya pun bakal ditambah. Tidak hanya sebuah sepeda motor, melainkan bisa 5 sampai 10 unit hadiah sepeda motor.
Dia meminta Kepala Dinas Perikanan Kotim, agar kegiatan semacam ini bisa diprogramkan, sehingga lebih terarah, lebih besar lagi ke depan, dan lebih bisa dikembangkan.
Selain itu, dia juga meminta kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) turut meramaikan lomba mancing tersebut. Pada lomba kali ini, dirinya melihat banyak kepala SOPD k tidak hadir.
”Nanti kalau kita kembangkan, saya instruksikan wajib hadir, sehingga nanti bisa membawa jajarannya untuk meramaikan. Bisa saja satu instansi membawa minimal 5 atau 10 orang, sehingga jadi ramai," tegas Halikinnor.
Dia juga meminta panitia menyediakan tenda untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM), agar masyarakat berjualan.
”Termasuk di sini kan ada nanas yang manis, ada mungkin jagung potensi yang lain bisa jadi ajang promosi. Nanti saya minta pak kadis dan ketua panitia supaya ke depan itu ada bazar. Libatkan UMKM juga yang ada di Sampit, supaya orang ramai orang ke Mentaya Seberang. Jadi, feri penyeberangan kita juga banyak penumpang. Masyarakat ini pun ada bisa menambah penghasilan, jadi maksud kita kegiatan itu ada multiplayer efeknya," ujar Halikinnor.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotim Irawati turut meramaikan acara dengan mengenakan kostum dan atribut bernuansa Hello Kitty. Mulai dari payung, tas, dan sandal bergambar Hello Kitty, serta pakaian serba pink.
”Saya ikut meramaikan sekalian memberi support, biar masyarakat senang juga, jadi mereka tidak sungkan untuk menegur dan mendekat," ujarnya.
Irawati mengaku belum beruntung mendapatkan ikan atau udang saat memancing. Menurutnya, agak sulit mendapatkan udang di kawasan tersebut.
”Kecuali di daerah Desa Kandan dan Desa Camba Kecamatan Kotabesi masih banyak. Alhamdulillah dan happy pastinya karena sekalian ngajak semua keluarga, suami dan anak-anak," tambahnya.
Diungkapkannya pula bahwa masyarakat tidak merasa grogi memancing bersama dirinya.
”Malah ramai mereka, senang disapa sekaligus mancing bersama dan jadi bahan mereka juga untuk menegur saya. Mereka bilang Ibu Wabup pencinta Hello Kitty ya Bu,” kata Irawati meniru celetukan salah seorang peserta.
Selain Irawati, banyak peserta yang menggunakan kostum unik, seperti mengenakan baju adat, kebaya unik, tuyul, dan ada juga pemancing senior lainnya.
Ketua Panitia Lomba Mancing Ikhsan Humairi menambahkan, jumlah peserta kali ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan kegiatan serupa yang digelar pada Agustus 2023, yang hanya diikuti 620 peserta.
”Antusiasme peserta luar biasa. Awalnya perkiraan hanya 750-900, ternyata melebihi perkiraan itu," bebernya. (***/gus/ign)
Editor : Slamet Harmoko