Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tips dan Cara Aman Mengatasi GERD ( Asam Lambung Naik) saat Berpuasa di Bulan Ramadan

Agus Jaka Purnama • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:35 WIB
ilustrasi ketika produksi asam lambung naik
ilustrasi ketika produksi asam lambung naik
 
Ketika menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan, tubuh kita tidak masuk asupan makan dan minum selama belasan jam.

Salah satu dampaknya, perut jadi kosong dan lambung akan menghasilkan lebih banyak asam lambung.
Kondisi itu bisa berisiko membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan. Terutama lebih berisiko bagi penderita GERD.

Gejala utama GERD biasanya dada terasa terbakar (heartburn), mulut terasa asam/pahit, serta mual. Rasanya sering memburuk saat berbaring. Kondisi demikian, bisa saja membuat terpaksa membatalkan puasa, apabila sudah tidak sanggup menjalaninya.

Berikut beberapa tips puasa bagi penderita asam lambung atau GERD agar ibadah di bulan suci ini tetap lancar, sebagaimana dikutip dari kana Alodokter:

1. Langsung berbuka ketika
gejala asam lambung naik, karena bisa makin parah jika membiarkan perut kosong terlalu lama. Namun ketika masih tahan, begitu memasuki waktu berbuka puasa, sebaiknya sudah menyiapkan makanan dan minuman.
Agar perut lebih siap menerima makanan, sebaiknya erbuka puasa dengan makanan yang ringan dan mudah dicerna.

Beberapa jenis makanan bisa menetralkan asam lambung berlebih.Seperti makan buah yang banyak mengandung air, misalnya semangka, buah naga, atau melon.

2. Makan sedikit-sedikit sejak waktu berbuka puasa hingga waktu sahur
Apabila langsung makan dalam porsi besar saat berbuka puasa, bisa membuat lambung penuh dan berisiko membuat asam lambung kembali naik, saat puasa keesokan harinya.
Namun jikamakan sedikit-sedikit tapi sering, lambung jadi bisa mencerna makanan lebih cepat dan produksi asam lambung jadi lebih terkontrol, sehingga asam lambung tidak naik saat berpuasa.

3. Hindari makanan dan minuman pemicu
Makanan pemicu asam lambung naik bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Secara umum, ada beberapa makanan yang sering memicu produksi asam lambung. Seperti makanan pedas, asam, dan berlemak, misalnya gorengan, seblak, mi pedas, atau rendang.

Dianjurkan juga mengurangi konsumsi jus jeruk, minuman bersoda,coklat, alkohol dan kopi. Minuman tersebut bisa memicu asam lambung naik dan melemahkan otot katup di bagian bawah kerongkongan.

Katup itu bernama sfingter esofagus, dan penting dalam mencegah asam lambung naik. Katup ini berfungsi menahan asam lambung dan makanan yang sedang dicerna di lambung agar tidak mengalir ke kerongkongan.

4. Minum air putih yang cukup
Dengan cukup minum air putih, yakni sebanyak 8 gelas per hari, asam lambung akan lebih terkontrol sekaligus mencegah dehidrasi saat puasa. Di bulan puasa, minum air putih bisa selagi sahur dan juga setelah berbuka puasa.

5. Jangan Berbaring Setelah Makan
Langsung berbaring setelah makan bisa memperparah gejala GERD lantaran asam lambung naik. Posisi ini memudahkan cairan asam lambung mengalir ke kerongkongan.

Maka itu sebaiknya tidak langsung berbaring setelah makan. Setidaknya, makanlah 2–3 jam sebelum tidur agar asam lambung tidak naik saat menjalankan puasa.

6. Posisi Tidur Setengah Bersandar
Naiknya asam lambung saat puasa juga bisa diatasi dengan tiduran dengan posisi sedikit bersandar. Cara ini bisa menggunakan bantal tambahan di belakang kepala.
Selain itu, bisa juga tiduran menghadap kiri. Posisi ini cenderung tidak menekan lambung, jadi asam lambung tidak mudah naik.

7. Jaga Berat Badan Ideal
Menjaga berat badan yang ideal juga penting untuk dilakukan, agar tidak mengalami asam lambung naik saat puasa. Berat badan berlebih membuat cairan asam lambung lebih mudah keluar dari lambung dan naik ke kerongkongan. Dianjurkan berkonsultasi dengan dokter kalau tertarik untuk menurunkan berat badan.
Baca Juga: Tips Tetap Kuat Berpuasa Selama Ramadan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Berikut Sejumlah Makanan Yang Ramah untuk Penderita GERD:
1. Pisang
Dengan tekstur yang lunak dan mudah dicerna Pisang termasuk makanan ramah untuk GERD. Pisang juga mengandung nutrisi yang bisa menetralkan asam lambung dan kandungan seratnya baik untuk kesehatan sistem pencernaan, serta mencegah sembelit.
2. Oatmeal
Sarapan menggunakan oatmeal saat GERD kambuh juga dianjurkan. Makanan tinggi serat ini mampu mengurangi gejala asam lambung,karena bisa meredakan iritasi pada lapisan lambung.Bisa juga mengkinsumsi Yogurt rendah lemak.
3. Wortel
Sayuran berwarna oranye ini tinggi vitamin A yang baik untuk daya tahan tubuh dan mengandung serat serta karbohidrat kompleks yang aman untuk pencernaan penderita GERD.
4. Mentimun
Mentimun memiliki kandungan air yang cukup banyak, sehingga baik untuk pengidap GERD. Bisa membantu mengencerkan asam lambung sehingga mengurangi gejala GERD.
5. Semangka
Semangka juga kaya kandungan air, sehingga bisa mengencerkan asam lambung. Selain itu, semangka juga termasuk buah yang rendah asam sehingga aman untuk penderita GERD.
6. Kentang
Kentang mengandung banyak karbohidrat yang aman untuk lambung. Selain itu, tinggi serat yang baik untuk saluran pencernaan, serta memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
7. Ikan salmon
Lemak tak jenuh terkandung di dalam ikan salmon, dan sangat baik untuk pengidap GERD. Namun, agar tidak memicu naiknya asam lambung, hindari mengolah ikan dengan cara menggoreng. Lebih baik di olah dengan cara merebus atau dikukus.
8. Apel
Apel mengandung magnesium dan kalsium, yang bisa membantu mentralisir gejala refluks asam lambung. Selain itu, apel juga bersifat basa sehingga tidak akan menimbulkan keluhan nyeri ulu hati maupun gejala GERD yang lain.

9. Melon
Melon juga termasuk buah yang tidak bersifat asam. Jadi, buah ini aman dikonsumsi pengidap GERD.
10. Alpukat
Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Buah ini juga mengandung banyak vitamin yang baik untuk kesehatan, antara lain vitamin B6, vitamin C, vitamin E, dan vitamin B9 (folat).
11. Sayuran Hijau Direbus
Sayuran berdaun hijau, seperti bayam dan kale, jbisa menjadi sumber vitamin dan mineral yang baik bagi penderita GERD. Mengkonsumsi makanan yang mengandung serat seperti sayuran hijau juga dapat mengatasi gejala GERD.
Sayuran hijau dianjurkan diolah dengan cara merebus atau mengukusnya. Hindari menumis dengan terlalu banyak minyak dan bumbu, yang justru bisa memicu kekambuhan GERD.

12. Putih telur
Putih telur termasuk makanan yang aman untuk GERD. Selain mengandung protein, putih telur cenderung lebih rendah lemak dibandingkan kuning telur.
13. Daging Tanpa Lemak
Daging masih boleh dikonsumsi penderita GERD, baik daging sapi atau daging ayam tanpa lemak. Namun, hindari menggoreng atau mengolahnya dengan banyak minyak, karena dapat memicu gejala refluks asam lambung.

Penderita GERD juga sangat dianjurkan, hindari konsumsi makanan pada saat sudah larut malam.

Demikian tips dan saran makanan dan minuman yang aman untuk mengatasi GERD, terutama bagi yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Semoga Bermanfaat.(int)
























Editor : Agus Jaka Purnama
#tips mengatasi #cara aman #Asam lambung naik #gerd #Berpuasa di Bulan Ramadan