Radarsampit.jawapos.com – Olahraga ringan makin digemari masyarakat sejak pandemi. Pilihannya pun beragam, mulai dari jalan kaki, jogging, hingga bersepeda.
Tapi, kalau harus memilih, mana yang paling efisien dan aman? Banyak ahli menyebut, bersepeda punya sejumlah keunggulan dibanding dua aktivitas lainnya.
Tak sekadar gaya hidup atau hobi, olahraga bersepeda ternyata bisa jadi pilihan cerdas untuk menjaga kebugaran jangka panjang.
Lebih Rendah Risiko Cedera
Salah satu kelebihan utama bersepeda adalah minimnya tekanan pada sendi. Dibandingkan lari yang memberi hentakan berulang ke lutut dan pergelangan kaki, bersepeda lebih lembut bagi tubuh.
“Sepeda termasuk olahraga low impact, cocok untuk orang dengan masalah lutut atau yang sedang dalam pemulihan cedera,” ujar dr. Iqbal Pradipta, SpKO, dokter spesialis kedokteran olahraga.
Pembakaran Kalori Tak Kalah dari Lari
Banyak yang mengira kalori terbakar lebih banyak saat lari. Padahal, bersepeda dengan intensitas sedang hingga tinggi bisa membakar hingga 400–600 kalori per jam, tergantung berat badan dan kecepatan.
“Kalau dilakukan rutin, gowes bisa membantu menurunkan berat badan dan memperkuat otot inti serta kaki,” tambah dr. Iqbal.
Lebih Ramah Lingkungan dan Bisa Multitasking
Berbeda dengan lari dan jalan kaki yang cenderung dilakukan di area khusus, bersepeda juga bisa digunakan untuk transportasi harian. Ke kantor, ke pasar, atau sekadar keliling kompleks.
Bahkan, dalam riset oleh Harvard School of Public Health, disebutkan bahwa bersepeda ke tempat kerja membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 lebih tinggi dibanding pengguna kendaraan bermotor.
Baik untuk Mental dan Fokus
Sama seperti lari, bersepeda melepaskan hormon endorfin yang meningkatkan mood. Tapi ada bonus tambahan: aktivitas bersepeda melibatkan koordinasi antara tangan, mata, dan konsentrasi untuk menjaga keseimbangan dan arah.
“Bersepeda juga sering dilakukan di alam terbuka atau rute panjang, yang bagus untuk kesehatan mental dan mengurangi stres,” kata psikolog olahraga Vina Yunita, M.Psi.
Lebih Fleksibel untuk Semua Usia
Bersepeda bisa dinikmati anak-anak hingga lansia. Dengan pilihan sepeda statis, sepeda lipat, hingga sepeda gunung, olahraga ini bisa menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan fisik masing-masing orang.
Setiap olahraga punya kelebihan. Tapi kalau ingin yang aman buat sendi, bisa dipakai harian, dan tetap membakar kalori cukup besar bersepeda bisa jadi pilihan unggulan.
Yang penting, tetap gunakan helm, taati rambu lalu lintas, dan pilih rute yang aman. Siap gowes hari ini?. (sumber : Harvard School of Public Health, 2022.
Mayo Clinic: Cycling vs. Running Comparison, dr. Iqbal Pradipta, SpKO & Vina Yunita, M.Psi). (*)