Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Cegah Stunting

M. Rifani Dewantara
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik dan mengukuhkan organisasi penggerak keluarga serta pencegahan stunting di Kuala Pembuang, Selasa (3/11).  (Rifani/Radar Sampit)
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik dan mengukuhkan organisasi penggerak keluarga serta pencegahan stunting di Kuala Pembuang, Selasa (3/11).  (Rifani/Radar Sampit) 

Advertisement

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pencegahan stunting di Kabupaten Seruyan membutuhkan keterlibatan lintas sektor, mulai dari organisasi PKK, Posyandu, hingga keluarga. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Hal itu disampaikan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda saat menghadiri pelantikan Tim Penggerak PKK Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, serta pengukuhan Ayah Bunda Genre dan Ayah Bunda Genting se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Selasa (3/11/2026).

Advertisement

Menurut Ahmad, pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur. Penguatan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia juga harus menjadi perhatian serius karena keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.

Ia menyebutkan, PKK, Posyandu, Generasi Berencana (Genre), dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Seruyan.

Karena itu, ia berharap organisasi dan program tersebut tidak sekadar berjalan secara administratif, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menekan angka stunting.

Advertisement

Ahmad juga berpesan kepada para ketua TP-PKK kecamatan yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia mendorong mereka untuk terus berinovasi dan memperkuat kerja sama hingga tingkat desa agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat.

“Saya berharap saudara-saudara dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, inovatif, dan mampu membangun kerja sama di wilayah masing-masing,” pesannya.

Selain itu, seluruh kepala perangkat daerah diminta berperan aktif sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, pembangunan keluarga dan pencegahan stunting membutuhkan koordinasi lintas sektor agar penanganannya berjalan terpadu.

“Jangan sampai program-program hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua perangkat daerah saja, tetapi harus menjadi gerakan bersama melalui kolaborasi lintas sektor,” tegasnya. (rdw/yit)

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cegah Stunting Tak Menunggu Anak Lahir, Dinkes Seruyan Sasar Remaja hingga Ibu Balita

Cegah Stunting Tak Menunggu Anak Lahir, Dinkes Seruyan Sasar Remaja hingga Ibu Balita

Dinas Kesehatan (Dinkes) Seruyan menggelar gerakan pencegahan stunting sekaligus Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Aula Kecamatan Suling Tambun,

Cegah Stunting Sejak Dini, Posyandu dan PKK Seruyan Perkuat Pemantauan Tumbuh Kembang Balita

Cegah Stunting Sejak Dini, Posyandu dan PKK Seruyan Perkuat Pemantauan Tumbuh Kembang Balita

Pencegahan stunting di Kabupaten Seruyan terus diperkuat melalui sinergi Posyandu dan Tim Penggerak (TP) PKK

GEMARIKAN Dikenalkan Sejak Dini di Seruyan, Anak-Anak Diajak Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

GEMARIKAN Dikenalkan Sejak Dini di Seruyan, Anak-Anak Diajak Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dikenalkan kepada anak usia dini di TK Kartini, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (11/9/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer