Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Seruyan Minta Perusahaan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

M. Rifani Dewantara
Tim gabungan saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Sabtu (22/8/2026).
Tim gabungan saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Sabtu (22/8/2026).

Advertisement

   

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Seruyan meminta seluruh perusahaan perkebunan, khususnya perusahaan kelapa sawit, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perusahaan diminta memastikan personel, peralatan pemadam, dan sumber air siap digunakan setiap saat, Minggu (6/9/2026).

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengatakan, kawasan perkebunan dan wilayah yang berbatasan langsung dengan areal perkebunan berpotensi terdampak karhutla. Karena itu, seluruh sumber daya perusahaan harus dalam kondisi siap operasional.

Advertisement

“Seluruh sumber daya yang dimiliki perusahaan harus dalam kondisi siap digunakan untuk menghadapi kejadian karhutla,” tegas Ahmad Selanorwanda.

Ia meminta perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Seruyan mengecek kesiapan sarana dan prasarana pemadaman. Kesiapan tersebut meliputi kendaraan pemadam, pompa, selang, alat pemadam, peralatan pendukung, serta sarana komunikasi.

Selain peralatan, kesiapan personel juga menjadi perhatian. Perusahaan harus memastikan jumlah tim pengendalian kebakaran, pembagian tugas, jadwal piket, serta kemampuan personel dalam melakukan pemadaman.

Advertisement

“Jangan hanya sarana dan prasarananya yang tersedia. Personelnya juga harus siap dan mampu bergerak ketika dibutuhkan,” ujarnya.

Perusahaan juga diminta memastikan sumber air, seperti embung, kanal, kolam, sumur bor, dan sumber air lainnya, dapat digunakan untuk penanganan karhutla.

Akses menuju lokasi rawan kebakaran harus dipastikan terbuka. Perusahaan juga diminta melakukan patroli rutin, memperkuat sistem deteksi dini, serta menyusun prosedur penanganan darurat, termasuk mekanisme pelaporan dan mobilisasi personel maupun peralatan.

Pengawasan tidak hanya dilakukan di dalam areal perusahaan, tetapi juga terhadap kawasan di sekitarnya yang menjadi tanggung jawab masing-masing perusahaan.

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemarau Panjang Bikin Pondok Pesantren Nurul Zholam Seruyan Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang Bikin Pondok Pesantren Nurul Zholam Seruyan Krisis Air Bersih

Personel Satlantas Polres Seruyan menyalurkan bantuan air bersih untuk Pondok Pesantren Nurul Zholam, Jumat (4/9).  

Bupati Seruyan Instruksikan Camat dan Kades Gencarkan Sosialisasi Karhutla

Bupati Seruyan Instruksikan Camat dan Kades Gencarkan Sosialisasi Karhutla

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meminta pemerintah tingkat kecamatan hingga desa aktif mengedukasi masyarakat untuk mencegah Karhutla

Damkar Seruyan Catat 151 Kejadian

Damkar Seruyan Catat 151 Kejadian

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Seruyan mencatat 151 kejadian yang ditangani petugas hingga September 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer