Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kebakaran Kembali Marak, Lahan Kosong di Jalan Metro TV Sampit Terbakar

Usay Nor Rahmad • Minggu, 15 Maret 2026 | 12:10 WIB

Petugas Disdamkarmat Kotim saat memadamkan api yang membakar lahan kosong di Jalan Metro TV Sampit,Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu pagi (15/3/2026). (Disdamkarmat Kotim)
Petugas Disdamkarmat Kotim saat memadamkan api yang membakar lahan kosong di Jalan Metro TV Sampit,Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu pagi (15/3/2026). (Disdamkarmat Kotim)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran lahan kosong kembali terjadi di wilayah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, di penghujung Ramadan.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Metro TV, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu pagi (15/3/2026).

“Informasi kebakaran diterima oleh Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur sekitar pukul 08.06 WIB dari seorang warga bernama Eva melalui sambungan darurat,” Kepala Peleton III Disdamkarmat Kotim Supriansyah.

Setelah menerima laporan dan melakukan validasi, petugas dari Peleton III langsung bersiap menuju lokasi kejadian pada pukul 08.11 WIB. Dengan jarak tempuh sekitar empat kilometer, tim tiba di lokasi kebakaran pada pukul 08.21 WIB.

Setibanya di tempat kejadian, petugas terlebih dahulu melakukan penilaian situasi awal atau size up dan menetapkan status kebakaran pada kategori kuning. Kebakaran diketahui melanda lahan kosong yang dipenuhi semak belukar.

Proses pemadaman mulai dilakukan pada pukul 08.22 WIB dengan mengerahkan satu unit armada MTPK 13 bersama enam personel Regu III yang dipimpin Kepala Regu Sukmana Saleh.

Petugas kemudian melakukan penyiraman untuk mencegah api merambat lebih luas. Api akhirnya berhasil dilokalisir pada pukul 08.54 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Setelah memastikan tidak ada titik api yang tersisa, petugas melakukan pemeriksaan akhir pada pukul 08.57 WIB. Operasi pemadaman dinyatakan selesai satu menit kemudian atau pukul 08.58 WIB.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah unsur kesengajaan atau arson.

Selain petugas pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut membantu penanganan di lokasi kejadian.

Penanganan kebakaran berlangsung lancar dengan kondisi cuaca cerah serta dukungan personel dan logistik yang memadai.

Untuk diketahui dalam beberapa hari terakhir menjelang pengujung Ramadan ini intensitas hujan di Kotawaringin Timur berkurang.

Akibatnya daratan kering dan rawan mengakibatkan kebakaran. Masyarakat pun diimbau tak melakukan pembakaran lahan atau aktivitas lainnya yang dapat memicu membesarnya api. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#kebakaran #sampit #metro tv #kotim #kebakaran lahan