Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Menegangkan, Evakuasi Tiga Sarang Tawon Vespa di Palangka Raya

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 25 Februari 2026 | 03:25 WIB

Tim Rescue Dinas Damkar Palangka Raya saat menangani salah satu dari tiga keberadaan sarang tawon vespa di lokasi berbeda, Senin (23/2).
Tim Rescue Dinas Damkar Palangka Raya saat menangani salah satu dari tiga keberadaan sarang tawon vespa di lokasi berbeda, Senin (23/2).

PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya menangani keberadaan tiga sarang tawon vespa di lokasi berbeda, Senin (23/2). Evakuasi dilakukan di kawasan pemakaman umum Muslimin Pahandut Seberang, Jalan Rafflesia Km 11 Cilik Riwut, serta halaman rumah warga di Jalan Mentaya.

Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya Sucipto mengungkapkan,penanganan dilakukan secara paralel dengan membagi personel menjadi tiga tim. Langkah itu diambil mengingat tingkat risiko dan ukuran sarang yang cukup besar.

“Kami membagi tim agar seluruh laporan bisa ditangani cepat dan aman. Tawon vespa ini sangat agresif jika terganggu, sehingga perlu prosedur khusus,” ujarnya,Selasa (24/2).

Ia meinci, penanganan pertama dilakukan di pemakaman umum Muslimin, Pahandut Seberang, arah Bukit Rawi. Sarang vespa berdiameter sekitar 50 sentimeter menempel pada dahan dan ranting pohon kasturi yang tumbang di area kuburan.

Kondisi itu menyulitkan warga yang hendak membersihkan makam keluarga maupun berziarah. Situasi semakin rumit karena pohon kasturi yang tumbang tersebut juga harus segera dievakuasi oleh tim BPBD Kota Palangka Raya.

“Biasanya evakuasi vespa dilakukan malam hari saat serangga kurang aktif. Namun karena pohon tumbang harus segera ditangani, maka sarang vespa yang menempel di batang ikut kami evakuasi lebih dulu,” ujar Sucipto.

Ia melanjutkan, dengan perlengkapan pelindung lengkap dan teknik penyemprotan khusus, tim berhasil mengevakuasi sarang dalam waktu sekitar satu jam. Proses berjalan lancar tanpa korban sengatan, sehingga BPBD dapat melanjutkan evakuasi pohon dengan aman.

Kemudian di Jalan Rafflesia Km 11, Cilik Riwut. Sarang tawon vespa ditemukan menempel di dinding rumah beton yang belum selesai dibangun, tertutup rambatan pohon pakis.

Keberadaan sarang tawaon itu diketahui saat pelapor menyalakan api di sekitar lokasi. Asap yang tertiup angin ke arah bangunan diduga memicu koloni tawon keluar dan beterbangan cukup banyak menuju sumber api.

“Begitu api dimatikan, tawon kembali ke sarang. Warga kemudian melapor karena khawatir membahayakan lingkungan sekitar,” ungkap Sucipto.

Tim Rescue Damkar langsung menuju lokasi itu dan melakukan evakuasi dengan pengamanan ketat. Proses penanganan berlangsung sekitar dua jam hingga seluruh sarang berhasil diamankan.

Kemudian di lokasi ketiga di Jalan Mentaya. Sarang tawon vespa berukuran lebih besar, mencapai diameter sekitar 80 sentimeter, ditemukan menggantung di dahan pohon ketapang kering setinggi kurang lebih 12 meter di halaman rumah warga.

Ukuran dan ketinggian sarang membuat proses evakuasi cukup menantang. Tim harus menggunakan tangga khusus serta peralatan pengamanan tambahan.“Evakuasi berlangsung sekitar dua setengah jam. Faktor ketinggian dan ukuran sarang menjadi tantangan utama,” beber Sucipto.

Evakuasi salah satu sarang tawon di pohon dekat rumah warga
Evakuasi salah satu sarang tawon di pohon dekat rumah warga

Ia menambahkan, seluruh proses evakuasi berjalan aman tanpa adanya korban dari warga maupun petugas. Dirinya juga menekankan kepada warga agar segera melapor apabila menemukan sarang tawon vespa di lingkungan permukiman.

 “Warga tidak disarankan melakukan penanganan sendiri karena risiko sengatan yang dapat berakibat fatal. Jika menemukan sarang dengan ukuran besar atau berada di lokasi rawan, segera hubungi Damkar. Keselamatan warga adalah prioritas kami,” pungkas Sucipto. (daq/gus)

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Sarang Tawon Vespa #evakuasi #Damkar Kota Palangka Raya