Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Anjangasana Pengurus PWI Kotim, Memaknai Hari Pers Nasional. Bawa Bingkisan Kunjungi Senior dan Mantan Ketua

M. Akbar • Jumat, 13 Februari 2026 | 20:35 WIB
SENANG: Pengurus PWI Kotim saat menyambangi Hj Sri Rohani di komplek Panti Asuhan Annida Qolbu. Wanita ini juga pernah aktif sebagai anggota PWI Kotim
SENANG: Pengurus PWI Kotim saat menyambangi Hj Sri Rohani di komplek Panti Asuhan Annida Qolbu. Wanita ini juga pernah aktif sebagai anggota PWI Kotim

Memaknai Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan aksi sosial berupa anjangsana, atau silaturahmi ke beberapa mantan ketua, wartawan senior, serta beberapa istri mendiang mantan ketua dan anggota PWI.

________________________

Di tengah guyuran hujan gerimis pada Jumat (13/2) pagi, sejumlah pengurus organisasi PWI Kotim yang dipimpin Siti Fauziah, dengan semangat meluncur ke beberapa kediaman. Rute seputaran Kota Sampit,  mulai dari wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, sampai ke wilayah Kecamatan Baamang.

Beberapa Anjangsana itu dimulai dari kediaman Ruslan Abdul Ghani, salah satu wartawan senior dan mantan Ketua PWI Kotim di era tahun 90an. Wartawan yang pernah aktif di media nasional Harian Pelita dan media televisi ini, juga salah satu atlet catur PWI Kalteng di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

Kunjungan berlanjut ke wilayah Kecamatan Baamang, kawasan perumahan Tidar 4. Kali ini di kediaman mantan Ketua PWI Kotim Dhonny Harjo Saputro. Pria ramah senyum ini, pernah aktif sebagai wartawan Banjarmasin Post serta BorneoNews dan kini memilih berprofesi sebagai petani dan wiraswasta.

Masih satu jalur komplek kediaman Dhonny, anjangsana berlanjut ke kediaman Joni Abdi yang juga salah satu wartawan senior PWI Kotim, dan pernah menjabat sekretaris, serta salah satu atlet Seksi Olahraga Wartawan (SIWO).

Tak mampu menyembunyikan emosinya. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Joni Abdi menyampaikan rasa terima kasihnya, atas kujungan para juniornya itu. “Terimakasih atas perhatian rekan-rekan PWI Kotim atas hal ini,” ungkapnya.

Rombongan kemudian bergeser ke kawasan Perum Bukit Permai, Baamang, menyambangi kediaman mantan Plt Ketua PWI Kotim Parianto Marman, yang kini masih aktif menjalankan profesi kewartawanannya.

Kemudian, pengurus bergeser ke kawasan perumahan Jalan Menteng, di kediaman Andri Rizky Agustian, yang pernah menjabat Ketua PWI Kotim dalam dua periode.

Dari situ, rombongan pengurus berlanjut ke wilayah MB Ketapang, mengunjungi salah satu mantan ketua PWI Kotim yang terbilang sudah sepuh, yakni Abdul Naser. Banyak cerita kenangan yang disampaikannya di era awal-awal PWI Kotim berdiri saat Kotim dipimpin Bupati Didik Salmijardi, serta wejangan-wejangan kepada para anggota PWI di zaman sekarang.

“Saya doakan semoga anggota PWI Kotim sukses, terus berkarya dan menjaga kekompakan. Semoga sehat dan sejahtera,” ungkapnya.

Selanjutnya, setelah rehat Salat Jumat, anjangsana berlanjut ke kediaman istri mendiang HM Baderi, salah satu wartawan senior PWI Kotim di bilangan Jalan Pelita Barat, Sampit. Selain pernah aktif sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dirinya juga pernah aktif di media Banjarmasin Post dan Palangka Post.

Kunjungan silaturahmi pun berlanjut ke kediaman Arbit Safari di kawasan Jalan H Juanda Sampit, salah satu wartawan senior yang masih dalam kondisi penyembuhan selepas dari sakit keras. Pernah aktif di media Kalteng Pos dan Tabengan.

Selanjutnya, silaturahmi pengurus PWI Kotim menyambangi kediaman, Hj Sri Rohani di komplek Panti Asuhan Annida Qolbu Sampit. Wanita tegar ini merupakan satu-satunya mantan anggota PWI Kotim yang terbilang senior dan aktif pada masanya, di era tahun 90an.

Hingga kini dirinya masih sering memberi perhatian dan nasihat dengan para wartawan-wartawan muda di PWI dan selalu mendoakan yang terbaik demi kesuksesan dan kelancaran para juniornya dalam menjalankan profesi.

“Saya merasa tersanjung karena masih diperhatikan. Tidak semua orang mampu mengingat dan menghargai orang-orang yang pernah berjuang bersama. Kehadiran jajaran pengurus PWI ini menjadi sebuah kehormatan bagi saya,” ungkap Sri Rohani.

“Program seperti ini sangat bagus. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWI beserta jajaran pengurus yang sudah berbagi kebaikan menjelang Ramadan. Semoga mendapat ridha Allah SWT,” lanjutnya, mendoakan.

Dalam kunjungan tersebut, pengurus juga mendapatkan kabar dan salam hangat dari Ketua PWI Kotim pertama, Zulkifli Nasution, yang ketika itu hanya bisa dihubungi via telpon, lantaran memiliki kesibukan sehingga belum bisa ditemui.

Setelah rombongan pengurus menelusuri keberadaan beberapa istri mendiang mantan anggota PWI Kotim, ada beberapa yang sudah berpindah domisili, sehingga kunjungan pun diakhiri di kediaman istri mendiang Zainal Abidin, salah satu wartawan senior di PWI Kotim, sekaligus menyambangi kediaman mantan Ketua PWI Kotim Abdul Hafid, yang kini masih aktif di dunia kewartawanan dan juga menjadi anggota legislatif di DPRD Provinsi Kalteng.

Dalam anjangsana tersebut, pengurus sekaligus menyerahkan bingkisan sebagai tali asih dan ikatan silaturahmi, berupa sembako dan paket makanan ringan.

Ketua PWI Kotim Siti Fauziah mengatakan,  momentum HPN harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan tahunan. Menurutnya, peringatan ini menjadi saat yang tepat untuk kembali meneguhkan nilai-nilai dasar profesi wartawan.

“HPN ini sejatinya tidak sebatas perayaan seremonial saja, tetapi juga saat untuk mengenang dan menghargai perjuangan para senior kita sebelumnya. Mereka adalah bagian dari sejarah pers di Kotim, dan banyak nilai yang bisa kami teladani,” ungkapnya.

Suasana dalam silaturahmi itu, diwarnai canda ringan  yang sesekali pecah dengan tawa, namun tak sedikit pula momen hening, ketika perbincangan menyentuh masa-masa perjuangan dan dinamika dunia pers di masa lalu.

Siti menegaskan, di tengah tantangan era digital dan derasnya arus informasi saat ini, wartawan dituntut semakin profesional serta tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Semangat, integritas, dan idealisme yang diwariskan para senior harus terus kita jaga. Kami berharap diperkuat dengan momentum HPN 2026 ini, pers semakin kuat sesuai jati dirinya sebagai penyampai kebenaran dan sebagai kontrol sosial,” pungkasnya.(ang/ktr-2/gus)

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#siti fauziah #PWI Kotim #wartawan senior #Hari Pers Nasional (HPN) #anggota pwi