SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus melakukan penyaluran air bersih ke wilayah selatan yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, mengatakan bahwa pada Junat (30/1/2026) pihaknya kembali menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Regei Lestari, Kecamatan Teluk Sampit. Untuk kegiatan tersebut, BPBD menurunkan lima unit armada tangki air.
“Siap, ada lima unit yang kami turunkan ke Desa Regei Lestari,” ujar Multazam saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, permintaan air bersih dari wilayah tersebut awalnya diajukan sebanyak 20 ribu liter. Namun, BPBD menyiapkan pasokan lebih sebagai antisipasi kebutuhan masyarakat.
“Pengajuan permintaan sebanyak 20 ribu liter, tetapi kami siapkan 22 ribu liter,” jelasnya.
Multazam menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Camat Teluk Sampit terkait kondisi cuaca di wilayah ujung Pandaran. Menurut laporan, hujan sempat turun pada Kamis malam, meski hanya berlangsung singkat.
“Tadi malam kami komunikasi dengan Camat Teluk Sampit, di daerah ujung Pandaran ada hujan, tetapi cuma sebentar saja,” katanya.
Meski demikian, BPBD berharap hujan yang terjadi dapat sedikit mengurangi dampak kekeringan, khususnya di wilayah selatan Kotim yang hingga kini masih mengalami keterbatasan air bersih.
Sebagai informasi, hujan yang turun pada Kamis malam terbilang cukup deras. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan pada Kamis, 29 Januari 2026, tercatat mencapai 20,2 milimeter.
BPBD Kotim memastikan penyaluran air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan dan kondisi kekeringan belum sepenuhnya teratasi.
Sebelumnya BPBD juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Di wilayah tersebut warga kesulitan mendapatkan air bersih, karena sebagian besar mengandalkan air hujan dan air sumur yang kini sudah mengering. (oes)
Editor : Slamet Harmoko