Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG: Sebagian Besar Wilayah Kalteng Aman dari Kebakaran, Potensi Hujan Ringan-Sedang Mulai Meningkat

Usay Nor Rahmad • Jumat, 19 September 2025 | 10:06 WIB

 

Kebakaran lahan yang terjadi di Kotawaringin Timur, beberapa waktu lalu. (Dok. Radar Sampit)
Kebakaran lahan yang terjadi di Kotawaringin Timur, beberapa waktu lalu. (Dok. Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H. Asan Kotawaringin Timur merilis pembaruan informasi cuaca dan potensi kebencanaan untuk wilayah Kalimantan Tengah, Jumat (19/9/2025).

Sejumlah data menunjukkan adanya perubahan signifikan pada kondisi kerawanan kebakaran, curah hujan, hingga tinggi gelombang di laut.

Pada 19 September 2025, hampir separuh wilayah Kalimantan Tengah masuk kategori “sangat mudah terbakar” yang ditandai warna merah di peta BMKG. Namun sehari setelahnya, yakni 20 September 2025, kondisi berbalik drastis.

Sebagian besar wilayah berubah menjadi zona aman (biru), meski masih ada daerah di pesisir selatan yang berstatus rawan.

Citra satelit Himawari-8 pada pukul 07.00 WIB juga memperlihatkan tidak adanya pertumbuhan awan signifikan di wilayah Kotawaringin Timur.

Hal itu memperkuat peringatan potensi kebakaran di hari sebelumnya. Meski begitu, BMKG menegaskan bahwa titik panas (hotspot) di Kotawaringin Timur dalam 24 jam terakhir nihil alias tidak terdeteksi.

BMKG memperkirakan curah hujan mulai meningkat dalam 24 jam ke depan. Berdasarkan model prediksi cuaca numerik, wilayah Kotawaringin Timur berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada 19–20 September 2025.

“Dengan adanya potensi hujan, risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan. Namun masyarakat tetap perlu waspada terutama di daerah yang masih masuk kategori rawan terbakar,” kata Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotim M Inggit Rizki A.

Untuk prakiraan potensi banjir, BMKG membagi dalam periode dasarian. Pada dasarian II September (11–20) dan dasarian III September (21–30), sebagian besar wilayah Kalteng masih berstatus rendah hingga aman. Namun, memasuki dasarian I Oktober (1–10), muncul beberapa wilayah dengan status menengah terutama di bagian utara.

Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta waspada. Prediksi tinggi gelombang pada 20 September 2025 diperkirakan berkisar 0,75–1,25 meter, baik pada pukul 13.00 maupun 19.00 WIB.

Sementara itu, informasi penjaluran arah angin dari citra satelit Himawari menunjukkan arah angin di Kalimantan pada 19 September 2025 masih variabel. Kondisi ini berpotensi memengaruhi cepat-lambatnya penyebaran asap bila terjadi kebakaran lahan.

BMKG Kotim mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi karhutla, terutama di lahan gambut yang masih kering.

Selain itu, warga pesisir juga diminta berhati-hati terhadap gelombang laut dan mulai mengantisipasi curah hujan yang diprediksi meningkat dalam beberapa hari ke depan. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG Kalteng #karhutla #hujan