Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Korban Rudapaksa Depresi Berat Sebelum Meninggal, Minta Foto Pakai Jas dan Kacamata

Radar Sampit • Jumat, 10 Januari 2025 | 16:06 WIB
Ilustrasi Pencabulan/Jawa Pos Radar Bali
Ilustrasi Pencabulan/Jawa Pos Radar Bali

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Ibu korban tak kuasa menahan air mata menceritakan kondisi anaknya sebelum dan pasca aksi keji pemerkosaan tersebut.

Jauh sebelumnya pelajar kelas 6 SD itu merupakan anak periang dan terbiasa bermain diluar rumah bersama teman-temannya.

Dia tidak menyangka pada 19 Mei 2023 akan ada tragedi yang tidak pernah ia lupakan seumur hidupnya. Dia pun tidak mengira pelaku yang juga dikenalnya sebagai tetangga di lingkungan itu sebagai pelakunya.

"Anaknya memang periang dan suka bermain disekitaran rumah ini kalau pulang sekolah," kata dia menceritakan.

Usai dirudapaksa, anaknya berubah 180 derajat. Dia sering mengeluhkan sakit kepala hebat dan itu setiap hari sehingga anaknya ini memilih untuk tidak keluar dari kamar.

Kemudian anaknya berubah menjadi pendiam, sering menyendiri dan cenderung emosi yang tidak terkontrol dan meledak-ledak. Tidak hanya takut bertemu orang lain, korban juga takut bertemu dengan keluarga.

"Bahkan untuk bertemu dan melihat penghuni di rumah saja korban seperti orang ketakutan," katanya.

Hingga saat ini pelaku belum juga ditemukan, bahkan rumah korban diduga sengaja dibakar oleh kelompok pelaku.

Berselang beberapa bulan pasca kejadian itu, tepatnya tiga hari sebelum meninggal dunia, korban meminta untuk difoto dan menggunakan jas, kacamata dan topi.

Menurut ibunya saat itu korban beralasan ingin memakai jas tersebut sebagai kenang-kenangan apabila pelaku telah ditangkap untuk dipakai pada saat sidang. Meskipun saat itu dia melihat psikilogis anaknya sudah mulai terganggu.

"Anak saya itu sempat meminta difoto, menggunakan jas hitam, kacamata dan topi, alasannya apabila nanti pelaku ditangkap maka ia akan menggunakan jas itu," pungkasnya. (rs)

Editor : Slamet Harmoko
#korban pemerkosaan #sampit #kotim #Rudapaksa #kalteng #depresi #pemerkosaan