Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Waspada Petaka 'Tumbal' Wisata Saat Puncak Liburan di Ujung Pandaran

Yuni Pratiwi Iskandar • Selasa, 31 Desember 2024 | 07:47 WIB

FAVORIT WARGA: Pantai Ujung Pandaran menjadi salah satu lokasi wisata yang akan diserbu warga pada libur pergantian tahun. YUNI PRATIWI/RADAR SAMPIT
FAVORIT WARGA: Pantai Ujung Pandaran menjadi salah satu lokasi wisata yang akan diserbu warga pada libur pergantian tahun. YUNI PRATIWI/RADAR SAMPIT

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Pastikan Keamanan Wisatawan

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Menikmati libur pergantian tahun di lokasi wisata menjadi agenda sebagian besar masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur dan sekitarnya. Penumpukan massa hingga padatnya lalu lintas, membuat potensi celaka kian meningkat.

Radar Sampit mencatat, nyaris pada setiap momentum liburan di tempat wisata, terutama Pantai Ujung Pandaran, diwarnai beragam kejadian hingga menimbulkan korban jiwa. Warga diingatkan agar lebih waspada agar tak jadi ”tumbal” alias korban.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim memprediksi pengunjung Pantai Ujung Pandaran akan meningkat drastis pada libur tahun baru. Sejumlah langkah antisipasi disiapkan untuk menghadapi membeludaknya wisatawan.

Kepala Disbudpar Kotim Bima Ekawardhana mengatakan, persiapan tersebut melibatkan berbagai instansi terkait. Hal itu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama liburan berlangsung.

”Kami sudah merapatkan hal ini di Setda bersama Dishub, Polres, BPBD, Basarnas, dan pihak kecamatan setempat. Fokus kami adalah pengamanan dan keselamatan pengunjung,” ujar Bima, Senin (30/12).

Bima memperkirakan jumlah pengunjung Pantai Ujung Pandaran selama libur tahun baru mencapai 5.000 orang. Itu didasari data kunjungan tahun sebelumnya. Tim dari berbagai instansi akan disiagakan guna memberikan layanan terbaik kepada wisatawan.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Teluk Sampit yang telah diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

”Kami tidak ingin kejadian-kejadian seperti tenggelamnya pengunjung di tahun-tahun sebelumnya terulang kembali. Oleh karena itu, kami akan meningkatkan pengawasan di kawasan pantai,” tegasnya.

Pantai Ujung Pandaran tetap menjadi destinasi wisata utama masyarakat Kotim untuk menikmati liburan akhir tahun. Keindahan pantai yang terletak di Kecamatan Teluk Sampit ini selalu menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.

Demi keamanan bersama, masyarakat diimbau mematuhi arahan petugas dan memperhatikan kondisi cuaca saat berada di kawasan pantai.

”Kami ingin liburan ini berlangsung aman dan nyaman. Jadi, pengunjung diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Bima.

Melalui berbagai antisipasi yang disiapkan, Bima mengharapkan momentum libur tahun baru di Kotim berlangsung lancar dan memberikan pengalaman menyenangkan bagi masyarakat.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kotim Juliansyah mengingatkan agar antisipasi lonjakan pengunjung di Ujung Pandaran betul-betul dimaksimalkan. Mulai dari sampah hingga keselamatan warga. Dishub Kotim diminta menyiagakan petugas di objek lokasi tersebut untuk mencegah kemacetan.

”Harus diatur lalu lintasnya, di mana saja kantong parkirnya. Pemberlakuan arus lalu lintas memang harus tertib supaya menghindari kemacetan dan penumpukan penumpang,” kata dia.

Menurut Ketua DPC Gerindra Kotim ini, ruas menuju Pantai Ujung Pandaran merupakan jalur padat, sebab terdapat akses menuju Pelabuhan Bagendang. Karena itu, dia meminta warga berhati-hati dalam berkendara.

”Perlu juga ada imbauan kepada sopir angkutan CPO yang menuju Bagendang untuk  berhati-hati mencegah laka lantas dengan wisatawan, karena setiap tahun selalu terjadi di jalur itu, khususnya pada momentum libur tahun baru seperti ini,” tegas Juliansyah.

Sementara itu, BMKG Kotim melalui Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit mengeluarkan peringatan mengenai potensi gelombang tinggi di Perairan Teluk Sampit selama periode 30 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.

Prakirawan BMKG Kotim Rizaldo Raditya menjelaskan, gelombang di wilayah tersebut diprediksi mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter, disertai hujan ringan hingga sedang dan angin kencang.

”Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu memantau perkembangan cuaca. Terutama jika berencana berlibur ke pantai,” katanya.

Kondisi cuaca itu juga menjadi perhatian bagi para nelayan dan operator kapal feri pengangkut sembako. Kapal kecil diimbau menghindari berlayar pada kondisi tersebut demi menghindari risiko kecelakaan. (yn/ang/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#liburan #pantai ujung pandaran #wisata #keamanan #tumbal #petaka #wisatawan #tahun baru