“Apel upacara tabur bunga bagian dari rangkaian HUT Polri yang ke-77 tahun. Ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, mulai dari kegiatan sosial, pertandingan olahraga, tabur bunga mengenang arwah pahlawan yang telah mendahului kita,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto, Selasa (27/6).
Dilansir dari situs Polri, peringatan Hari Bhayangkara jatuh setiap 1 Juli dimana pada 1 Juli 1946 turunnya Penetapan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946 tentang Djawatan Kepolisian sekaligus penyatuan korps kepolisian yang berada didaerah-daerah menjadi satu kesatuan secara nasional di bawah pemerintahan Republik Indonesia.
Adapun makna Bhayangkara sendiri telah digunakan sejak zaman Kerajaan Majapahit yang mana pada zaman itu patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut Bhayangkara dengan tugas melindungi raja dan kerajaan.
Sesuai dengan tema, “Polri presisi untuk negeri” yang mana presisi dimaksud tepat sasaran dan bisa memprediksi masalah seperti menghadapi Covid-19 beberapa tahun lalu, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana banjir.
“Presisi di Kalteng yang semua bisa dilakukan dengan bersinergi bersama stakeholder pemerintah daerah yang ada,” katanya.
Menjelang Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah yang jatuh pada 29 Juni 2023 ini, Polda Kalteng juga telah menyiapkan personel untuk pengamanan selama Lebaran.
“Jelang Iduladha kami menyiapkan pengamanan selama pelaksanaan salat ied, proses penyembelihan kurban. Sekali lagi semua bisa berjalan karena kita bersinergi dengan forkopimda dan partisipasi masyarakat sehingga kegiatan masyarakat Kalteng berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya. (hgn/yit) Editor : Administrator