Rusak Parah dan Mulai Ditinggalkan, Lantai II Eks Mentaya Sampit Bakal Ditata Ulang

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kondisi lantai II Pusat Pertokoan Ex Mentaya Sampit di Jalan A. Yani, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kerusakan parah.
Sejumlah bagian plafon, atap, hingga kios dilaporkan rusak sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim berencana menata ulang kawasan tersebut agar kembali dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim, Muslih, mengatakan kerusakan paling terlihat di sisi kiri lantai II. Sementara itu, area di bagian tengah dan kanan masih ditempati pedagang.
“Kalau lantai dua, dilihat dari atas, kondisinya sudah hancur semua. Perlu penataan ulang. Di sebelah kanan dan bagian tengah masih ada pedagang, sedangkan sebelah kiri sudah tidak ada penghuninya dan kondisinya juga rusak,” kata Muslih, Rabu (28/10).
Ia menjelaskan, perbaikan atap sebelumnya telah dilakukan untuk mengatasi kebocoran. Namun, kerusakan pada plafon dan bagian kios masih terlihat hingga saat ini. Ia menduga sebagian kerusakan terjadi akibat kebocoran sebelum atap diperbaiki, sementara kerusakan lainnya disebabkan faktor usia bangunan dan kemungkinan ulah orang yang tidak bertanggung jawab.
“Sebagian karena umur, dan sebagian lagi diduga karena ulah orang jahil,” tambahnya.
Ia menambahkan, kerusakan tidak hanya terjadi pada plafon, tetapi juga pada bagian kios, termasuk pintu gulung atau rolling door. Kondisi tersebut membuat pemanfaatan sejumlah area di lantai II perlu dievaluasi sebelum dilakukan penataan lebih lanjut.
Meski demikian, lantai II Pusat Pertokoan Ex Mentaya Sampit masih tetap dibuka. DKUKMPP berencana membongkar sementara bagian tertentu yang berada di sisi bangunan untuk mencegah orang masuk ke area yang rusak dan berpotensi membahayakan.
Terkait rencana pemulihan kawasan tersebut, Muslih mengatakan pihaknya masih mencari pola pemanfaatan yang tepat. Menurutnya, mengembalikan seluruh area menjadi kios pertokoan belum tentu efektif, terutama untuk sisi kiri yang saat ini sudah tidak digunakan dan mengalami kerusakan cukup parah.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah menggandeng pihak ketiga untuk memanfaatkan area tersebut sebagai kafe atau usaha lain yang sesuai dengan kondisi dan potensi lokasi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




