Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Kotim Ancang-Ancang Bangun Gedung senilai Rp149 Miliar

Rado.
Penulis: Rado.❯
Ilustrasi rancangan umum proyek pembangunan fisik pemerintah daerah.(modifikasi AI)
Ilustrasi rancangan umum proyek pembangunan fisik pemerintah daerah.(modifikasi AI)

Advertisement

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) tengah mempersiapkan sebuah proyek gedung dengan anggaran fantastis, untuk level kabupaten, yakni senilai Rp 149 Miliar. 

Gedung ini direncanakan menjadi fasilitas publik berskala besar untuk menampung berbagai kegiatan masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat menjawab kebutuhan tempat penyelenggaraan acara yang mampu menampung ribuan orang di Kotim.

Bupati Kotim Halikinnor sebelumnya mengungkapkan keinginannya membangun gedung pertemuan yang mampu menampung hingga 15.000 orang. Gagasan tersebut muncul, karena fasilitas yang tersedia saat ini dinilai belum memadai untuk kegiatan berskala besar.

Advertisement

Selama ini, masyarakat masih mengandalkan gedung serbaguna yang ada atau menyewa gedung milik swasta untuk menggelar acara seperti resepsi, konferensi, seminar, dan berbagai kegiatan lainnya. Namun, kapasitas tempat tersebut umumnya hanya mampu menampung ratusan orang.

Sementara itu, kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar, seperti tabligh akbar hingga konser, kerap memanfaatkan lapangan atau area terbuka. Penggunaan lokasi tersebut memiliki kendala, terutama ketika cuaca tidak mendukung.

Halikinnor juga menilai, pembangunan gedung pertemuan dapat mengurangi penggunaan lapangan sepak bola Stadion 29 November Sampit untuk kegiatan di luar olahraga.

Advertisement

Selain bangunan utama, kawasan gedung tersebut direncanakan memiliki halaman yang luas. Sebagian area halaman akan diaspal agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain. Termasuk arena latihan balap motor atau road race.

Dari sisi persiapan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar empat hektare di kawasan Lingkar Selatan Sampit dan merupakan aset pemerintah daerah.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, sebelumnya menjelaskan,  kegiatan pada 2026 difokuskan pada tahap persiapan, termasuk pematangan lahan. Pembangunan fisik gedung utama direncanakan dimulai pada 2027. Rencana pembangunan tersebut juga telah tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Sementara itu dari kalangan legislatif, Wakil Ketua DPRD Kotim, Rudianur mengungkapkan,bahwa pembahasan anggaran daerah dijadwalkan memasuki tahap kompilasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027. Tahap ini dilakukan untuk merangkum hasil pembahasan anggaran sebelum rancangan tersebut dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan bersama.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Realisasi Baru 20 Persen, Proyek Pembangunan Infrastuktur di Kotim Terpaksa Dikebut

Realisasi Baru 20 Persen, Proyek Pembangunan Infrastuktur di Kotim Terpaksa Dikebut

Realisasi fisik proyek infrastruktur sipil pemerintah di Kotawaringin Timur (Kotim), ternyata baru tercapai 20 persen, sampai Oktober 2026

Pasca Disenggol Tongkang CPO, Fender Jembatan Cempaga Belum Diperbaiki

Pasca Disenggol Tongkang CPO, Fender Jembatan Cempaga Belum Diperbaiki

Fender pengaman pilar Jembatan Cempaga yang rusak setelah disenggol tongkang pengangkut CPO hampir tiga bulan lalu tak kunjung diperbaiki

Belasan Parit Digali untuk Membantu Atasi Karhutla di Lingkar Utara Kota Sampit

Belasan Parit Digali untuk Membantu Atasi Karhutla di Lingkar Utara Kota Sampit

Belasan Parit Digali untuk Membantu Atasi Karhutla di Lingkar Utara Kota Sampit Kabupaten Kotim, di Jalan Ir Soekarno Kecamatan Baamang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer