Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Kebakaran Permukiman di Cempaga, Lima Rumah dan Masjid Terdampak

U
Kebakaran melanda permukiman di Jalan Yahya Usman, RT 009/RW 003, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/10/2026) petang. (Warga/Radar Sampit)
Kebakaran melanda permukiman di Jalan Yahya Usman, RT 009/RW 003, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/10/2026) petang. (Warga/Radar Sampit) 

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran melanda permukiman di Jalan Yahya Usman, RT 009/RW 003, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/10/2026). Lima rumah warga dan bangunan Masjid Muhajirin terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Hery Wahyudi mengatakan, laporan kebakaran diterima pada pukul 18.30 WIB. Personel Sektor Kota Besi kemudian diberangkatkan menuju lokasi dua menit setelah laporan diterima.

Advertisement

“Begitu menerima laporan, personel langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan kebakaran. Operasi pemadaman dimulai pukul 18.52 WIB,” ujar Hery.

Pemadaman berlangsung hingga pukul 20.10 WIB. Petugas yang terlibat dalam penanganan tersebut yakni Benny selaku kepala pos, Tri Putra Kusuma, dan Radi. Mereka mengerahkan unit MTPK 11, MUPK 13, dan MUPK 05.

Kebakaran melanda permukiman di Jalan Yahya Usman, RT 009/RW 003, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/10/2026) petang. (Warga/Radar Sampit)
Kebakaran melanda permukiman di Jalan Yahya Usman, RT 009/RW 003, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/10/2026) petang. (Warga/Radar Sampit) 

Advertisement

Penanganan kebakaran juga dibantu personel Mako Damkar, Camat Kota Besi, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Kota Besi.

Lima rumah yang terdampak masing-masing milik Johari, Yulita, Tekon, Resno, dan Aci Imah. Hingga laporan ini disusun, kerugian material akibat kebakaran tersebut belum dapat ditaksir.

Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Namun, penyebab tersebut masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi lebih lanjut.

Hery mengingatkan masyarakat agar memeriksa instalasi listrik secara berkala untuk mengurangi risiko kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, kabel, dan sambungan yang digunakan. Jika ada bagian yang rusak atau tidak layak, sebaiknya segera diperbaiki untuk mengurangi risiko kebakaran,” pesannya. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lahan Bekas Kebakaran di Lamandau Ditanami Padi Gogo

Lahan Bekas Kebakaran di Lamandau Ditanami Padi Gogo

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama ratusan warga Desa Penopa dan desa sekitarnya melakukan manugal atau menanam padi gogo

Penyebab Kebakaran Masjid Al-Muhajirin dan Rumah Warga di Cempaga Masih Diselidiki

Penyebab Kebakaran Masjid Al-Muhajirin dan Rumah Warga di Cempaga Masih Diselidiki

Kebakaran terjadi pada Minggu malam (25/10/2026) sekitar pukul 18.42 WIB. Api membakar bangunan Masjid Al-Muhajirin dan merembet ke dua ruma

Kebakaran Cempaga, Empat Rumah dan Masjid Al-Muhajirin Ludes Sisakan Puing

Kebakaran Cempaga, Empat Rumah dan Masjid Al-Muhajirin Ludes Sisakan Puing

Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Gang Al-Muhajirin, Desa Cempaka Mulia Barat, Jalan Tjilik Riwut Km 32, Kecamatan Cempaga, Kotim

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer