Diduga Masih Ada Yang Lain, Polisi Amankan Serpihan Roket Mirip Kubah di PT Agro Bukit


SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Misteri benda asing yang jatuh dari langit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum berakhir. Sehari setelah penemuan benda mencurigakan di areal perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, benda asing lainnya kembali ditemukan di lokasi yang sama, Selasa (20/10) pagi.
Kali ini, sebuah benda berbahan logam berukuran besar dan berbentuk melingkar ditemukan di Blok H 27, Jalan Jenderal Sudirman, kilometer 26. Benda tersebut diduga berkaitan dengan serpihan benda asing yang jatuh dari langit Kotim pada Minggu (18/10) petang lalu.
Benda itu pertama kali ditemukan oleh seorang pemanen sawit yang beraktivitas di kawasan perkebunan. Temuan berulang ini memunculkan dugaan bahwa masih ada serpihan lain yang belum ditemukan dan tersebar di sekitar lokasi.
Pihak Korem 102/Panju Panjung membenarkan adanya temuan tersebut. Aparat militer langsung bergerak untuk memastikan kondisi di lapangan.
"Benar. Kami sudah monitor informasi tersebut. Saat ini anggota telah dikerahkan ke lokasi," kata Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko melalui Pasi Intel Korem 102/Panju Panjung Mayor Inf Andry Suwiatmojo.
Sementara itu, personel Brimob Polda Kalteng telah mengamankan lokasi penemuan dengan memasang garis Polisi. Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi akses masyarakat sekaligus mencegah warga mendekati benda yang belum diketahui secara pasti asal-usul dan tingkat bahayanya.
"Penemuan terjadi sekitar pukul 08.40 WIB di Blok H 27, Jalan Jenderal Sudirman, kilometer 26," ujar seorang anggota Brimob di lokasi.
Petugas menduga benda yang ditemukan kali ini masih berkaitan dengan benda asing yang lebih dahulu ditemukan pada Senin (19/10). Namun, kaitan antara kedua temuan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Aparat juga memperkirakan masih ada beberapa serpihan lain yang belum ditemukan. Karena itu, masyarakat, khususnya pekerja perkebunan yang beraktivitas di sekitar lokasi, diminta meningkatkan kewaspadaan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




