Karhutla di Desa Camba Sulit Diatasi. Perlu Sekat Bakar untuk Memutus Bara Api


SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Hadirnya upaya pemerintah pusat dalam penanganan karhutla di beberapa wilayah Kalteng, khususnya di Kotim belum lama tadi, belum menunjukkan tanda-tanda meredanya bara api yang merambat.Masyarakat pun terus menunggu bukti, dari berbagai upaya pemadaman karhutla. Pasalnya, kabut asap masih saja melanda di beberapa wilayah kabupaten/kota, dan dikeluhkan serta menimbulkan gejolak.
Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), salah satu lokasi yang jadi perhatian yakni di kebakaran lahan di Desa Camba Kecamatan Kotabesi yang masih meluas. Hal itu pun menjadi atensi Bupati Kotim Halikinnor, yang menginstruksikan pihak perusahaan besar swasta (PBS) di wilayah setempat untuk turut memadam
Senin (19/10), Halikinnor bersama Wakil Bupati Kotim Irawati, dan sejumlah jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) serta tim terpadu penanganan karhutla turun langsung ke lokasi kebakaran di Desa Camba. Mereka meninjau kondisi di lapangan sekaligus mendorong langkah percepatan penanganan agar api tidak semakin meluas.
Diketahui, karhutla di lokasi itu melanda kawasan perkebunan masyarakat dan merambah ke lahan konsesi, dan api belum terkendali sepenuhnya, lantaran lebih dari sepekan meluas hingga melahap puluhan hektare.
Halikinnor pun langsung menginstruksikan PT Nusantara Sawit Perdana (NSP), perusahaan yang memiliki perkebunan di dekat lokasi karhutla, agar segera menurunkan alat berat untuk membuat sekat bakar.
“Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi penghalang bagi pergerakan api, sehingga kebakaran tidak merembet ke area lain yang belum terdampak,” tegasnya.
Halikinnor menegaskan, Pemkab berharap dukungan peralatan dan langkah penanganan di lapangan dapat mempercepat pengendalian karhutla di Desa Camba, sekaligus mencegah bertambahnya luasan lahan yang terbakar.(uzi/gus)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




