Karhutla Mengancam Keselamatan Warga. Asap dan Api Kepung Permukiman


PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengancam permukiman warga. Di Jalan Pasendang Ujung, Palangka Raya, kobaran api bahkan merembet hingga hanya beberapa meter dari rumah penduduk, Rabu (2/9/2026).
Kondisi itu membuat warga dilanda kepanikan. Mereka harus berjaga selama dua malam karena khawatir api semakin meluas dan menyambar rumah.
Sejumlah warga bahkan turun langsung membantu pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Semak belukar dan lahan di sekitar permukiman masih terbakar sehingga menimbulkan asap tebal.
Kondisi diperparah angin kencang dan terbatasnya sumber air. Api dengan cepat merambat dari lahan yang terbakar menuju kawasan di sekitar rumah warga.
Ila, salah seorang warga, mengaku panik ketika melihat kobaran api semakin mendekati permukiman. Bersama warga lainnya, dia ikut berusaha memadamkan api menggunakan ember.
“Kami panik karena api sudah sangat dekat dengan rumah dan pemukiman kami. Dua hari kami tidak tidur. Untungnya api membesar pada siang hari. Coba kalau malam hari, bisa kebakaran rumah kami,” ujar Ila sembari terus berupaya memadamkan api.

Menurutnya, warga tidak memiliki banyak pilihan selain ikut membantu pemadaman. Mereka khawatir rumah yang dibangun bertahun-tahun menjadi korban kebakaran.
“Kalau rumah terbakar, kami tidur di mana? Membangun rumah tidak murah, perlu bertahun-tahun menabung sedikit demi sedikit. Kami ketakutan. Kami tidur di mana jika rumah terbakar? Mencari uang bikin rumah itu capek. Pak Presiden bantu kami lebih baik,” ungkapnya.
Ketua RT setempat, Rasanki, mengatakan kebakaran lahan di kawasan tersebut telah berlangsung selama dua hari. Namun, pada Rabu, kobaran api semakin meluas dan mendekati permukiman.
Kondisi tersebut membuat warga semakin resah. Terlebih, lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai lebih dari dua hektare.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




