Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Cerah, Tapi ISPU Kotim Masih Buruk

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Kondisi Sampit, terekam di salah satu wilayah di Kecamatan Baamang, tampak cerah tanpa kabut asap namun ISPU menunjukkan level udara masih kategori berbahaya. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 
Kondisi Sampit, terekam di salah satu wilayah di Kecamatan Baamang, tampak cerah tanpa kabut asap namun ISPU menunjukkan level udara masih kategori berbahaya. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com — Kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih buruk. Berdasarkan data pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), kualitas udara di wilayah Kotim resmi masuk dalam kategori Berbahaya akibat lonjakan konsentrasi partikel debu halus (PM 2.5) 

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur Marjuki, membenarkan bahwa kondisi udara saat ini sudah berada di level yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

​"Angka ISPU kita sudah menembus angka 307 dengan parameter kritis pada PM2.5. Ini menandakan kualitas udara masuk dalam kategori Berbahaya dan membutuhkan penanganan serta kewaspadaan tinggi dari seluruh lapisan masyarakat," ujar Marjuki, Selasa (1/8/2026). 

Advertisement

​Menurut Marjuki, tingginya angka PM 2.5 yang mencapai level 307 menjadi indikator utama bahwa partikel mikro tak terlihat akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah mencemari atmosfer wilayah Sampit dan sekitarnya. Sementara itu, parameter PM10 juga tercatat berada di level Sangat Tidak Sehat dengan angka 237.

​"Partikel PM 2.5 ini ukurannya sangat kecil dan bisa langsung masuk ke saluran pernapasan paling dalam hingga ke paru-paru. Dampaknya sangat serius, tidak hanya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, tetapi juga bagi seluruh populasi," tegasnya.

​Menanggapi kondisi darurat tersebut, DLH Kotim mengimbau seluruh masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama pada jam-jam dengan tingkat kepakatan asap paling tinggi.

Advertisement

​"Kami sangat menyarankan warga agar meminimalkan kegiatan di luar rumah. Jika terpaksa harus beraktivitas di luar, wajib menggunakan masker standar medis atau masker N95 yang mampu menyaring partikel mikron," tambah Marjuki.

​Pihak DLH Kotim juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan Satgas Karhutla untuk menekan potensi penambahan titik panas (hotspot), sekaligus memantau perkembangan data ISPU secara berkala untuk menentukan langkah penanganan lanjutan bagi masyarakat. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

ISPU Kotim Tembus 483, Masuk Lima Besar Terburuk se-Indonesia

ISPU Kotim Tembus 483, Masuk Lima Besar Terburuk se-Indonesia

Kondisi kabut asap di jenderal Sudirman, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu pagi (30/8/2026).

ISPU Kotim Tembus 313, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

ISPU Kotim Tembus 313, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Jumat (28/8/2026) pukul 05.00 WIB tercatat mencapai 313 atau masuk kategori berbahaya

Udara Kotim Makin Mengkhawatirkan, ISPU Tembus 737 dan Masuk Tiga Terburuk Indonesia

Udara Kotim Makin Mengkhawatirkan, ISPU Tembus 737 dan Masuk Tiga Terburuk Indonesia

Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di daerah ini menembus angka 737 dan menempatkan Kotim sebagai wilayah dengan kualitas udara terburuk

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer