
PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Suasana haru diwarnai tangis keluarga, mengantarkan jenazah Ahkmad Rizani saat perlahan diturunkan ke liang lahad, Jumat (28/8). Relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu, selama 13 tahun mendedikasikan hidupnya untuk membantu masyarakat Kota Palangka Raya.
Ahkmad dimakamkan di Kompleks Pemakaman Muslimin, Jalan Bengaris, Palangka Raya. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam, terutama bagi istri dan empat anak yang kini harus menjalani hari tanpa sosok yang selama ini menjadi tumpuan keluarga.
Bagi keluarga, Ahkmad bukan sekadar kepala rumah tangga. Dia dikenal sebagai sosok perhatian, bertanggung jawab, sekaligus pantang meninggalkan tugas.
Di mata rekan-rekan relawan, Ahkmad juga dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Selama lebih dari satu dekade, dia berada di garis depan ketika api membakar lahan.
Ahkmad mengemban amanah sebagai Ketua Tim Serbu Api (TSAK) Kelurahan Palangka selama 13 tahun. Berkali-kali dia turun langsung menangani karhutla, meski harus berhadapan dengan panas dan kepungan asap.
Adik almarhum, Nasrullah, mengatakan Ahkmad tumbang saat menjalankan tugas memadamkan karhutla pada Sabtu (22/8). Setelah kejadian itu, Ahkmad sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama enam hari.Kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat siang.
Ahkmad diduga mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar asap saat menjalankan tugas. Selain itu, almarhum diketahui memiliki riwayat hipertensi.”Semoga surga untuk beliau,”pungkasnya.
Wahidah (33), istrinya, tanda-tanda itu sebenarnya sudah terlihat. Sang suami beberapa kali mengeluhkan sesak napas ketika bertugas di tengah kepungan asap. Namun, rasa sakit tak membuat Ahkmad memilih mundur.
"Karena beliau kan ketua tim, dan merasa itu tanggung jawab beliau. Jadi walaupun kondisinya kurang sehat, tetap dipaksakan turun ke lokasi,"kata Wahidah.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya relawan tersebut. Dia mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Ahkmad selama menjadi bagian dari Satgas Tanggap Darurat Karhutla dalam upaya penanganan dan pengendalian karhutla di Kota Palangka Raya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





